USD/CAD Diproyeksikan Bergerak Sideways 1.36–1.41 sepanjang 2026, Analisis Cetro Trading Insight

USD/CAD Diproyeksikan Bergerak Sideways 1.36–1.41 sepanjang 2026, Analisis Cetro Trading Insight

trading sekarang

USD/CAD telah bergerak cenderung datar sepanjang Februari, meskipun sorotan berita AS-Kanada mendominasi aliran informasi harian. Para analis seperti Molly Schwartz dan Christian Lawrence dari Rabobank menilai pasangan mata uang ini tetap terkunci dalam rentang 1.36 hingga 1.41. Ketegangan perdagangan antara kedua negara dan kajian USMCA menambah elemen ketidakpastian yang membatasi pergerakan kurs. Dalam konteks ini, para pelaku pasar mencari arah yang lebih jelas seiring perubahan dinamika kebijakan dan sentiment global.

CAD cenderung melemah ketika tekanan tarif meningkat dan differential suku bunga antara AS-Kanada menyempit, sehingga tekanan terhadap USD bisa berkurang. Namun, hubungan minyak juga memegang peran penting; harga minyak bisa menjadi pendorong utama CAD saat volatilitas minyak meningkat. Para analis menunjukkan bahwa sensitivitas CAD terhadap perubahan harga minyak lebih kuat dalam periode volatilitas harga minyak tinggi, meskipun hubungan ini tidak selalu konsisten dalam jangka panjang.

Para ahli memperkirakan 2026 akan dipenuhi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian perdagangan, menyebabkan USD/CAD tetap sideways meskipun volatilitasnya berfluktuasi. Mereka menekankan bahwa volatilitas tidak akan kembali ke tingkat rendah seperti Desember 2025, sehingga dinamika hubungan AS-Kanada dan pembahasan USMCA akan menjadi penentu utama. Bandwind 1.36-1.41 diperkirakan tetap menjadi garis panduan utama untuk kisaran tahunan pasangan ini.

Analisis teknikal menunjukkan USD/CAD cenderung diperdagangkan dalam rentang sempit sepanjang tahun depan, didorong oleh ketegangan antara kedua negara, jalur suku bunga yang tidak sejajar, dan ketidakpastian perdagangan yang melekat. Pergerakan di atas atau di bawah zona 1.36-1.41 mencerminkan keseimbangan antara tekanan kenaikan USD dan dorongan CAD akibat faktor minyak. Pelaku pasar cenderung menunggu sinyal berita kebijakan untuk memicu volatilitas sesekali.

Korelasi minyak terhadap USD/CAD masih menjadi indikator kunci, meski pola hubungan bisa berubah-ubah. Secara umum, hubungan minyak menampilkan dinamika invers terhadap beberapa faktor global, sehingga perubahan harga minyak dapat mengubah arah pasangan ini meski faktor lain juga berperan. Investor perlu memonitor dinamika oil-price untuk menilai potensi pergerakan jangka pendek.

Para analis menegaskan bahwa meski pola historis ada, situasi unik terkait hubungan AS-Kanada bisa membuat hubungan udah-ula minyak tidak selalu relevan. Mereka memperingatkan agar tidak terlalu mengandalkan pola yang muncul, mengingat risiko politik dan perbincangan USMCA yang dapat membawa kejutan kebijakan. Pasar juga dihadapkan pada tekanan volatilitas yang bisa muncul menjelang tanggal penting seperti USMCA review.

Proyeksi 2026 menunjukkan volatilitas tetap tinggi dengan risiko geopolitik dan perdagangan yang bisa menggoyang sapuan dolar. Meski CAD dinilai sebagai G10 USD cross dengan volatilitas relatif rendah, ketegangan geopolitik dan perubahan kebijakan dapat menggeser arah pasangan ini secara tiba-tiba. Kisaran 1.36-1.41 diperkirakan tetap menjadi zona keseimbangan utama sepanjang tahun, meski gerakan di dalamnya bisa bergejolak.

Para trader disarankan untuk memanfaatkan rentang tersebut dengan hati-hati, mengamati pergeseran suku bunga, dinamika minyak, serta berita kebijakan USMCA. Risiko-imbal hasil (risk-reward) diharapkan menjaga proporsi minimal 1:1.5 untuk potensi profit yang seimbang dengan risiko, selama tidak ada sinyal teknikal yang menembus batas risiko.

Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight, media penelitian dan analisis pasar kami. Artikel ini dihasilkan dengan bantuan alat kecerdasan buatan dan telah diverifikasi oleh editor. Untuk pembaca yang ingin mengikuti pembaruan kami, kunjungi situs resmi kami dan berlangganan pembaruan analisis secara berkala.

broker terbaik indonesia