USD/CAD berfluktuasi mendatar di sekitar 1.3560 pada sesi Eropa awal, didorong pembaruan data tenaga kerja Kanada. Statistics Canada melaporkan kehilangan pekerjaan sebesar 24.800 pada Januari, meski kerugian tersebut sebagian besar bersifat paruh waktu. Namun, tingkat pengangguran turun menjadi 6,5%, level terendah sejak September 2024 dan lebih baik dari perkiraan 6,8%.
Hasil laporan tersebut mengurangi risiko kerugian terhadap pertumbuhan Kanada dan memperkecil peluang BoC untuk memangkas suku bunga secara agresif. Akibatnya, CAD mendapat dukungan dan dapat menjadi hambatan bagi penurunan lebih lanjut pada pasangan USD/CAD.
Pedagang menantikan laporan pekerjaan AS yang dijadwalkan dirilis dan diperkirakan menunjukkan Nonfarm Payrolls bertambah sekitar 70.000 pada Januari, dengan tingkat pengangguran stabil di 4,4%. Data AS ini bisa memicu pergerakan besar di pasar mata uang jika berbeda dari ekspektasi, tergantung pada arah sesinya.
Rilis data Retail Sales AS dijadwalkan hari ini dan menjadi kunci arah pasangan USD/CAD. Laporan pekerjaan Januari yang tertunda juga menjadi sorotan menjelang Rabu. Konsensus memperkirakan Nonfarm Payrolls naik sekitar 70.000, dengan tingkat pengangguran bertahan di sekitar 4,4%.
Angka ritel yang lebih kuat bisa memberi dorongan bagi dolar AS terhadap CAD, terutama jika data kerja AS juga menunjukkan kekuatan. Di sisi lain, ketahanan pasar tenaga kerja Kanada memberikan ruang bagi BoC untuk menjaga rencana kebijakan tanpa perlu pelonggaran besar. Hal ini bisa menjaga CAD tetap relevan meskipun ada tekanan dari data AS.
Dalam konteks teknikal dan fundamental, arah jangka pendek USD/CAD sangat bergantung pada pergeseran kinerja data AS dibandingkan dengan data Kanada. Kisaran dukungan dekat 1.35 menjadi penting jika sentimen pasar bergeser. Investor disarankan memantau rilis NFP untuk konfirmasi arah pasangan dalam beberapa sesi mendatang.