EUR/USD bertahan di sekitar 1.1900 setelah rebound dari level terendah minggu lalu di 1.1765. Menurut Cetro Trading Insight, pasangan ini menunjukkan momentum yang lebih tenang usai reli dua hari. Pasar tetap berhati-hati karena kekhawatiran terhadap perkembangan pasar tenaga kerja AS terus membayangi arah dolar.
Kondisi data AS akan menjadi fokus utama, dengan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Januari yang dirilis pada hari Rabu mendatang. Perkembangan ini bertepatan dengan komentar penasihat ekonomi Gedung Putih yang menilai pertumbuhan pekerjaan mungkin melambat karena kebijakan migrasi dan peningkatan produktivitas.
Di sisi Eropa, Presiden ECB Christine Lagarde tetap optimis bahwa inflasi akan kembali ke sekitar 2% dalam jangka menengah, sejalan dengan pernyataan kebijakan moneter pekan lalu. Kalender ekonomi di Eropa relatif tipis pada hari itu, sehingga fokus utama berada pada data ritel AS dan ADP four-week average yang dapat membentuk arah pasar menjelang NFP.
Secara teknis, EUR/USD berhasil mempertahankan kenaikan di area 1.1900, meskipun upaya turun menuju level tersebut tetap terhambat. Indikator teknis menunjukkan momentum positif yang akhirnya mulai melambat meskipun MACD tetap berada di zona positif dan RSI mengarah ke kisaran menengah sekitar 60.
Gaya pergerakan saat ini terlihat membentuk konsolidasi dengan batasan teknis pada 1.1925 sebagai resistensi utama. Di sisi bawah, area sekitar 1.1834 hingga 1.1820 berfungsi sebagai zona support yang menjadi fokus jika pelemahan berlanjut.
Level kunci lainnya termasuk posisi 1.1900 sebagai area acara penting untuk verifikasi arah jangka pendek. Pergerakan di atas 1.1925 bisa membuka peluang lebih lanjut menuju area 1.1970, sedangkan penurunan menutup di bawah 1.1895 bisa mengundang retest terhadap 1.1834.
Dengan fokus pada rilis data AS dan prospek kebijakan bank sentral, para pelaku pasar mengevaluasi kemungkinan perubahan arah meskipun tren jangka menengah tetap bullish. Harapan akan penurunan suku bunga Fed di masa mendatang tetap ada, meskipun risiko data tenaga kerja dan inflasi memicu volatilitas.
ECB menunjukkan komitmen pada jalur kebijakan yang stabil untuk menjaga inflasi kembali ke target, sementara harga USD tetap tertekan oleh data tenaga kerja. Pasar kini menimbang bagaimana NFP, penjualan ritel AS, dan data ADP akan memengaruhi sikap kebijakan bank sentral di bulan-bulan mendatang.
Sinyal trading untuk saat ini adalah menunggu konfirmasi. Karena faktor fundamental dan teknikal belum menghasilkan sinyal jelas, sinyal adalah no. Trader bisa memantau level kunci 1.1925 untuk potensi breakout ke arah atas atau 1.1834 untuk peluang di sisi bawah.