USD/CAD bergerak mendekati level tertinggi satu bulan karena kekuatan luas dolar AS yang membebani Loonie. Meski demikian, pemulihan harga minyak memberikan dukungan yang membatasi kenaikan lebih lanjut pada pasangan ini. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan pasangan mata uang ini sedang dipengaruhi oleh dua kekuatan utama: penguatan dolar AS dan dinamika harga minyak mentah.
Pembalikan sentimen di pasar minyak WTI yang kembali naik menambah konteks bagi CAD sebagai negara eksportir minyak mentah utama. Dengan WTI diperdagangkan mendekati US$57,20 per barel, kenaikan harga minyak membantu menahan potensi kejatuhan CAD lebih lanjut meskipun dolar AS menekan mata uang komoditas. Faktor ini membuat arah USD/CAD terasa serba tafsir, tergantung pada dinamika minyak dan kebijakan moneter global.
Para pelaku pasar menyimak laporan Nonfarm Payrolls AS dan data tenaga kerja Kanada yang akan dirilis pekan ini. Ketegangan antara kekuatan ekonomi utama dan imbasnya terhadap suku bunga menjadi fokus utama untuk beberapa hari ke depan. Dengan kondisi tersebut, pembacaan data tenaga kerja akan menentukan apakah tren penguatan dolar AS akan berlanjut atau ada reaksi korektif di pasar mata uang.
Klaim Pengangguran Awal di AS terlihat naik secara moderat menjadi 208.000 untuk pekan yang berakhir 3 Januari, sedikit di bawah ekspektasi 210.000. Angka ini diikuti pembacaan Klaim Pengangguran Lanjutan yang meningkat menjadi 1,914 juta, sementara rata-rata empat minggu Klaim Awal menurun menjadi 211.750. Data ini menambah bukti bahwa dinamika pasar tenaga kerja AS masih relatif kuat meskipun ada beberapa tanda pendinginan.
Secara perdagangan, defisit barang dan jasa AS menyusut tajam menjadi 29,4 miliar dolar pada Oktober, jauh lebih baik dari proyeksi 58,9 miliar. Perbaikan neraca perdagangan ini memberi ruang bagi dolar AS, meskipun fokus tetap pada arah kebijakan moneter Federal Reserve. Pedagang juga menyimak proyeksi NFP untuk Januari yang diperkirakan naik sekitar 60.000 pekerjaan, menyiratkan potensi lanjutan tekanan pada dolar jika data keluar lebih lemah dari konsensus.
Di sisi Kanada, kalender ekonomi menunjukkan defisit perdagangan November ini menjadi fokus utama sebelum rilis laporan tenaga kerja pada hari Jumat. Perubahan bersih dalam pekerjaan diperkirakan melemah tipis sekitar 5.000 pekerjaan, pasca lonjakan 53.600 pada November. Secara kebijakan, pasar memperkirakan BoC akan menahan suku bunga sepanjang sebagian besar 2026, yang memberi konteks bagi aliran arus modal dan volatilitas CAD terhadap USD.
Secara teknis, USD/CAD saat ini diperdagangkan mendekati 1,3875, dengan kebijakan umum pasar yang cenderung mendukung potensi kelanjutan tren kenaikan jangka pendek. Namun, pemulihan minyak telah mengurangi tekanan lagi, membuat arah selanjutnya menjadi sangat bergantung pada pertemuan kebijakan dan data pekerjaan yang akan datang. Pembalikan kecil di bawah level kunci bisa memicu tekanan beli lebih lanjut jika dolar tetap kuat.
Untuk skenario perdagangan, setup yang disarankan adalah posisi beli USD/CAD dengan target di sekitar 1,3950 dan stop loss di 1,3825. Struktur risiko memberi peluang bagi rasio risiko-imbalan sekitar 1:1,5, sesuai preferensi manajer risiko. Perhatikan bahwa jika data NFP AS menunjukkan pelemahan lebih lanjut pada tenaga kerja atau penilaian Fed membelok ke arah pelonggaran, potensi koreksi pada USD/CAD bisa meningkat.
Secara umum, pandangan jangka menengah tetap membutuhkan fokus pada kebijakan Fed dan BoC, serta pergerakan harga minyak sebagai variabel utama. Investor disarankan memantau rilis data NFP dan laporan tenaga kerja Kanada pekan ini, serta mengkaji ulang level teknis jika volatilitas meningkat. Dengan kombinasi faktor fundamental dan sentimen pasar, potensi alih arah USD/CAD tetap ada, terutama jika tekanan minyak berubah secara mendasar.