GBPUSD bergerak lebih rendah setelah rilis Nonfarm Payrolls Desember, dengan angka yang mencerminkan campuran antara optimisme dan kenyataan lapangan kerja. Data NFP menunjukkan pertumbuhan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, sehingga investor mempertimbangkan ulang arah kebijakan moneter AS. Meski ada tanda-tanda perlambatan, laju pengangguran turun ke level 4,4 persen menandakan pasar tenaga kerja masih cukup kuat untuk mendukung dolar.
Penurunan peluang pemangkasan suku bunga di Januari membuat dolar tetap mendapat dukungan meski beberapa data perumahan menunjukkan pelemahan. Para pelaku pasar memangkas ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed dari sekitar 29 persen menjadi sekitar 5 persen, menambah ketidakpastian bagi posisi sterling terhadap dolar. Ketegangan ini memperkuat tekanan pada GBPUSD untuk mempertahankan arah turun jika data berikutnya juga tidak meyakinkan.
Di luar dinamika AS, fokus investor bergeser ke data Inggris seperti penjualan ritel, pasar kerja, dan pertumbuhan PDB yang akan dirilis minggu depan. Sementara itu, data perumahan dan sentimen konsumen AS menguatkan gambaran bahwa risiko sisi fundamental tetap ada. Investor menilai bagaimana rilis data tersebut akan menentukan peluang perdagangan GBPUSD ke depan.
Secara teknis, GBPUSD mengalami retrace setelah menyentuh puncak sekitar 1,3451 dan kini diperdagangkan di sekitar 1,3412. Tren penurunan tetap muncul jika harga gagal bertahan di bawah level kunci, dan momentum teknikal menunjukkan peluang pelemahan lebih lanjut. Perhatian utama tertuju pada bagaimana harga bergerak di sekitar level resistance dan support yang relevan dalam kerangka harian.
Level teknikal utama yang menjadi fokus adalah SMA 200-hari di sekitar 1,3384 yang bisa berfungsi sebagai support dinamis. Jika level ini ditembus, target berikutnya berada di sekitar SMA 50-hari di 1,3288, yang meningkatkan tekanan jual. Volume dan volatilitas akan tetap menjadi faktor penentu seiring rilis data ekonomi mendatang.
Sebaliknya, konsolidasi di atas 1,3450 dan upaya menembus ke atas 1,3500 bisa memberi sinyal potensi pembalikan singkat. Penutupan di bawah 1,3384 akan memperkuat jalur menuju penurunan lebih lanjut, sedangkan pergerakan di atas 1,3500 berpotensi menunda eskalasi sell-off untuk sementara waktu.
Rencana perdagangan yang diusulkan adalah posisi jual pada GBPUSD dengan entry sekitar harga saat ini, yaitu 1,3412. Stop loss ditempatkan di 1,3500 untuk memberikan jarak yang cukup terhadap fluktuasi pasar, sementara target profit ditetapkan di 1,3200. Rasio risiko-imbalan mencapai lebih dari 2:1, sejalan dengan landasan teknikal yang menunjukkan potensi turun menuju level 1,3200 jika level 1,3384 ditembus.
Pertimbangan fundamental yang mendasari strategi ini adalah dinamika kebijakan moneter AS dan jalur pemulihan pasar tenaga kerja, yang cenderung memberi dorongan pada dolar. Namun, analisa teknis tetap menjadi penentu utama, dengan fokus pada bagaimana harga menutup di bawah area 1,3384 dan apakah ada konfirmasi valid untuk target bawah jangka menengah.
Sebagai alternatif, jika harga berhasil menyelesaikan penutupan di atas 1,3450 dan menembus 1,3500, posisi jual perlu ditinjau ulang. Dalam skenario tersebut, disarankan untuk mengurangi eksposur dan menilai peluang baru berdasarkan data rilis berikutnya. manajemen risiko tetap kritikal, dengan evaluasi berkala terhadap pergerakan harga dan faktor fundamental yang berpotensi mengubah arah tren.