
Data CPI Amerika Serikat untuk April menunjukkan kenaikan bulanan sebesar 0,6%, sehingga inflasi tahunan melaju menjadi 3,8%. Angka-angka ini menegaskan tetap ada tekanan harga meski permintaan tetap kuat, dan mendukung asumsi pasar mengenai arah kebijakan moneter. Laporan tersebut juga membawa sentimen positif bagi dolar AS karena meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga bisa tetap tinggi lebih lama.
Penjabaran ini mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi dan mengangkat indeks dolar, yang mendekati level 98,40 dalam pergerakan intraday. Selain itu, probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan mendatang dipetakan oleh alat CME FedWatch, dengan estimasi sekitar 13,5% untuk September dan sekitar 32% untuk Desember. Pasar menilai bahwa The Fed perlu menjaga biaya pinjaman lebih tinggi guna menahan inflasi yang masih kuat.
Di sisi geopolitik, negosiasi damai antara AS dan Iran mengalami kemacetan, memberi dukungan tambahan pada dolar. Sementara itu, kenaikan harga minyak yang diperdagangkan lebih tinggi membantu CAD menguat secara relatif, meski USD tetap bernada positif. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Harga minyak mentah kembali menguat karena gangguan berkelanjutan di Selat Hormuz, yang memberikan dukungan bagi CAD sebagai mata uang terkait komoditas. Kenaikan minyak membatasi tekanan pada CAD ketika investor menimbang dampaknya terhadap neraca perdagangan Kanada dan kebutuhan energi global. Meskipun dolar sedang kuat, dinamika minyak membantu mengurangi eskalasi pada pasangan USD/CAD.
USD/CAD diperdagangkan mendekati 1,3715, mendekati tertinggi sejak pertengahan April, didorong oleh kurs dolar yang lebih kukuh dan sentimen risiko yang relatif stabil. Pasar menilai bahwa jalur kebijakan Fed dan kualitas data AS akan menjadi pendorong utama pergerakan minggu ini, sementara minyak tetap menjadi faktor pembatas utama. Sinyal-sinyal harga mata uang regional tetap sensitif terhadap pergerakan harga minyak global.
Kalender ekonomi Kanada relatif ringan pekan ini, sehingga pasar akan lebih fokus pada dinamika dolar AS dan harga minyak. Investor juga mengawasi perkembangan negosiasi AS-Iran yang bisa mengubah sentimen risiko secara global. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Analisis sinyal yang paling relevan adalah membeli USDCAD, mengantisipasi kelanjutan kekuatan dolar terhadap CAD. Entry di sekitar 1,3715 dengan target sekitar 1,3888 dan stop loss di 1,3600 dianggap memberikan risiko-imbalan yang layak. Rasio risiko terhadap imbalan sekitar 1:1,5 memenuhi kriteria umum untuk perdagangan mata uang.
Namun, pergerakan minyak dan dinamika kebijakan moneter bisa mengubah arah pasangan. Jika minyak melemah secara signifikan, atau data inflasi AS menunjukkan tekanan yang lebih rendah, pergerakan bisa berbalik lebih cepat. Trader disarankan memantau reaksi harga minyak serta pernyataan pejabat bank sentral secara berkala untuk menilai perubahan sentimen pasar.
Manajemen risiko tetap penting dan rekomendasi ini bisa berubah seiring berita baru. Gunakan ukuran posisi yang sesuai dengan toleransi risiko pribadi dan pastikan diversifikasi portofolio. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.