USD/CAD Menguat Dipicu Ketidakpastian USMCA dan Data Tenaga Kerja AS; Fokus ke CPI yang Akan Datang

USD/CAD Menguat Dipicu Ketidakpastian USMCA dan Data Tenaga Kerja AS; Fokus ke CPI yang Akan Datang

trading sekarang

USD/CAD bergerak lebih tinggi pada sesi pertengahan setelah muncul rumor bahwa AS sedang mempertimbangkan keluar dari USMCA. Meski rumor tersebut belum dikonfirmasi pejabat AS, ketidakpastian di sekitar perjanjian perdagangan lintas negara menambah beban bagi CAD dan mendukung penguatan USD.

Data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari ekspektasi membantu menstabilkan dolar setelah beberapa sesi pelemahan. Nonfarm Payrolls (NFP) Januari naik sekitar 130 ribu, melampaui perkiraan sekitar 70 ribu, dan unemployment rate turun menjadi 4.3%. Gambaran ini menambah peluang pasar melihat jeda pada pemangkasan suku bunga Fed di 2025.

Di sisi inflasi tenaga kerja, upah rata-rata naik 0.4% bulan ke bulan pada Januari, dan laju tahunan tetap di 3.7% YoY, sedikit di atas ekspektasi. Hasil ini memberi dukungan bagi Federal Reserve untuk menunda langkah pelonggaran lebih lanjut untuk saat ini, meski pasar memperkirakan dua potongan hingga akhir tahun. Pasar juga menantikan rilis CPI pada Jumat untuk petunjuk lebih jelas.

Selain potensi perubahan kebijakan, para pelaku pasar juga menunggu CPI AS yang dijadwalkan rilis Jumat untuk panduan kapan langkah pelonggaran pertama bisa datang. Data yang lebih kuat atau lemah dapat menggeser ekspektasi pasar mengenai jalur suku bunga The Fed.

Harga minyak mentah sempat menguat, namun sebagian keuntungan tercabut setelah pernyataan bahwa Ukraina siap bertemu dengan AS pada 17–18 Februari. Karena Kanada merupakan eksportir minyak yang signifikan, pergerakan harga minyak dapat mempengaruhi tekanan pada CAD ketika harga turun atau naik secara tajam.

Ketidakpastian seputar USMCA dan dinamika kebijakan moneter AS membuat pelaku pasar tetap fokus pada data ekonomi terbaru untuk menghindari kejutan harga. Arah pasangan USD/CAD akan sangat bergantung pada bagaimana data ekonomi Amerika menafsirkan jalur kebijakan kedepan.

Untuk trader USD/CAD, volatilitas tetap tinggi karena dinamika berita seputar perdagangan dan data ekonomi, namun arah jangka pendek belum jelas. Pergerakan harga berada di sekitar level 1.36-an dan rentan berubah mengikuti rilis data ekonomi utama.

Disiplin manajemen risiko menjadi kunci karena rilis CPI dan komentar bank sentral bisa memicu lonjakan volatilitas. Investor disarankan menunda keputusan besar hingga sinyal teknikal dan fundamental sejalan serta memahami potensi risiko di sekitar level kunci.

Kesimpulannya, laporan ini dari Cetro Trading Insight menekankan tidak adanya sinyal beli atau jual yang jelas saat ini. Arah USD/CAD lebih banyak dipengaruhi oleh perubahan kebijakan, data kerja AS, serta pergerakan harga minyak, jadi pemantauan rilis data secara berkala sangat dianjurkan.

broker terbaik indonesia