
Bank of Canada diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakannya di 2.25 persen pada rapat mendatang. Pasar menilai peluang kenaikan terbatas sekitar 36 basis poin sepanjang tahun ini. CAD tetap melemah terhadap USD, mendukung pergerakan pasangan mata uang utama tersebut.
Pada pertemuan April, BoC menahan suku bunga pada 2.25 persen sebagaimana ekspektasi, namun pesan kebijakannya tidak cenderung dovish. Laju inflasi menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan pertumbuhan yang terlihat, sementara pertumbuhan upah berada di kisaran 3 hingga 3.5 persen. Kondisi ini menegaskan dinamika antara permintaan domestik yang melonggar dengan tekanan harga yang masih patut diwaspadai.
Gubernur Tiff Macklem menegaskan tidak ada jalur tetap bagi suku bunga dan bahwa kebijakan akan bergantung pada data yang masuk. Ia juga tidak menutup kemungkinan pengetatan lebih lanjut bila harga energi tetap tinggi secara persistennya. Ekstra ruang pelonggaran ekonomi saat ini membantu menahan dampak inflasi energi, meski inflasi ekspektasi dinilai kurang terjaga dibanding masa pra pandemi. Selain itu, Wakil Gubernur Carolyn Rogers menyoroti risiko perdagangan sebagai faktor jangka panjang.
Kelemahan CAD berlanjut terhadap USD, dengan USD/CAD mendekati level 1.4000 secara psikologis. Momentum teknikal menunjukkan RSI sekitar 68 dan ADX melewati angka 30, yang menandakan tren yang kuat. Analisis Pablo Piovano dari FXStreet menekankan bahwa jika momentum berlanjut, USD/CAD bisa mencoba mengulang harga tertinggi sesi sebelumnya di sekitar 1.3966 dan menembus 1.4000 menuju 1.4140.
Secara level, penembusan di atas 1.4000 bisa memperluas pergerakan ke 1.4140, yang menjadi top November dan menjadi target penting jangka pendek. Sementara penurunan di bawah 1.3813, yang mewakili SMA 200-hari, berpotensi membukakan jalan menuju rencana pelemahan ke sekitar 1.3770, dengan dukungan dari SMA 55-hari yang bersifat provisional. RSI dan ADX saat ini mendukung kelanjutan tren jika harga tetap berada di atas level 1.3950 sebagai level support teknikal.
Meski demikian, para trader perlu memahami bahwa dinamika ini dipengaruhi oleh kebijakan BoC dan rilis data inflasi. Sinyal momentum yang kuat menambah peluang untuk posisi long USD/CAD, namun risiko pembalikan tetap ada jika data ekonomi Kanada lebih kuat dari dugaan. Oleh karena itu, manajemen risiko harus diatur dengan cermat, mencakup stop loss yang dekat dan target keuntungan yang realistis.
Implikasi kebijakan BoC menunjukkan bahwa bank sentral belum terpikir untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat, sehingga fokus pasar tetap pada stabilitas harga. Meskipun ada pelemahan pertumbuhan, tekanan inflasi masih relevan dan mempengaruhi peluang mata uang domestik terhadap USD. Proyeksi pasar menilai sekitar 36 basis poin pengetatan hingga akhir 2026 sebagai baseline, dengan risiko yang bergantung pada data incoming.
Untuk trader, peluang long USD/CAD bisa dipertimbangkan dengan konfirmasi teknikal yang kuat. Jika pasangan itu menembus 1.4000 dan momentum tetap terjaga, posisi long bisa dipertimbangkan dengan stop di sekitar 1.3950 dan target di 1.4140, menawarkan rasio risiko-imbalan yang cukup menarik. Perkembangan harga di atas level tersebut bisa membawa paparan lebih lanjut terhadap resistance berikutnya dan perubahan sikap kebijakan bisa menjadi katalis tambahan.
Di akhir pekan ini, disiplin manajemen risiko sangat penting karena keputusan BoC berikutnya dan data inflasi bisa mengubah peluang jangka pendek. Media kami Cetro Trading Insight akan terus memantau dinamika kebijakan dan pasar untuk pembaruan analitis berikutnya. Simak pembaruan kami secara berkala agar pembaca tetap terinformasi dalam menghadapi volatilitas pasar forex.