USD/CAD rebound didorong data tenaga kerja AS dan ekspektasi kebijakan Fed

USD/CAD rebound didorong data tenaga kerja AS dan ekspektasi kebijakan Fed

Signal USD/CADBUY
Open1.370
TP1.392
SL1.360
trading sekarang

USD/CAD rebound pada hari Kamis terjadi seiring dolar AS membalik kerugian intraday dan menarik perhatian para trader. Indeks dolar AS (DXY) juga bergerak mendekati level 97.65 setelah sebelumnya turun ke 97.49. Pergerakan ini mencerminkan rekalibrasi ekspektasi terhadap jalur kebijakan Federal Reserve yang tidak terlalu agresif dalam memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Minutes FOMC dari pertemuan Januari menunjukkan bahwa beberapa pembuat kebijakan berpendapat mungkin tepat untuk menjaga suku bunga pada levelnya sambil terus menilai data yang masuk. Namun beberapa pejabat membuka peluang untuk kenaikan suku bunga jika inflasi tidak bergerak mendekati target 2% secara berkelanjutan. Pasar kini memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret dan April, sambil mengurangi ekspektasi pemangkasan pada Juni.

Data tenaga kerja AS juga memberi dukungan bagi dolar. Klaim pengangguran awal minggu ini berada di 212 ribu, sedikit di bawah estimasi 215 ribu dan sedikit meningkat dari 208 ribu minggu sebelumnya. Klaim berkelanjutan turun menjadi 1.833 juta, lebih rendah dari perkiraan 1,86 juta, lalu rata-rata klaim empat minggu naik menjadi 220,25 ribu. Selain itu defisit akun berjalan Kanada menyempit menjadi CAD -0.7 miliar pada kuartal keempat, membaik dari angka-angka sebelumnya, meskipun volatilitas harga minyak membebani Loonie.

Dalam konteks dinamika kebijakan, pandangan pasar menunjukkan peluang Fed tidak mengubah suku bunga pada pertemuan mendatang di Maret dan April. Komentar peserta FOMC dalam risalah menunjukkan kehati-hatian terhadap inflasi dan data yang masuk. Secara umum, ekspektasi pasar tetap berada pada skenario hold dengan kemungkinan sedikit pemotongan di Juni yang menurun.

Beberapa anggota FOMC menegaskan bahwa jika inflasi tidak bergerak menuju target 2% secara berkelanjutan, risiko kenaikan suku bunga tetap ada di jadwal beberapa bulan ke depan. Sementara itu, para pelaku pasar menilai bahwa jalur kebijakan bank sentral Amerika akan sangat ditentukan oleh perkembangan inflasi inti dan pertumbuhan ekonomi. Kondisi ini menjaga volatilitas pasangan USD/CAD tetap relevan bagi trader.

Dengan demikian, kebijakan Fed tetap menjadi komponen utama dalam analisis teknikal dan fundamental bagi USD/CAD, sementara harga minyak dan neraca Kanada menjadi faktor pendukung tambahan. Para trader disarankan memperhatikan data inflasi Amerika dan produk domestik regional untuk konfirmasi arah gerak pasangan ini.

Pasar tenaga kerja AS menunjukkan momentum yang cukup kuat meski ada dinamika volatil. Data klaim pengangguran awal minggu ini berada di angka 212 ribu, sedikit di bawah ekspektasi 215 ribu, dan naik dari pekan sebelumnya sebesar 208 ribu. Klaim berkelanjutan turun menjadi 1.833 juta, lebih rendah dari perkiraan 1,86 juta, lalu rata-rata klaim empat minggu meningkat ke 220,25 ribu.

Data tersebut mendukung argumen bahwa pasar tenaga kerja AS tetap stabil, yang pada gilirannya memberi dukungan bagi dolar dalam jangka pendek. Sisi lain, pasar mencerna laporan GDP Kanada yang akan dirilis, dengan konsensus menunjukkan pertumbuhan Q4 yang flat secara tahunan. Dalam konteks ini, perhatian tetap tertuju pada dinamika klaim pekerjaan AS dan dampaknya terhadap aliran modal global.

Selain faktor tenaga kerja, konteks global seperti produksi minyak dan rencana fiskal turut membentuk arah USD/CAD. Sifat defensif terhadap Loonie berlanjut seiring volatilitas harga minyak dan perubahan ekspektasi kebijakan Fed. Investor disarankan mengelola risiko dengan tingkat stop loss yang tegas dan tetap memperhatikan pertemuan kebijakan berikutnya untuk konfirmasi arah.

broker terbaik indonesia