USD/CHF berada di kisaran sekitar 0.7650 setelah mengalami penurunan sekitar 1,6 persen dalam dua hari perdagangan terakhir. Pasangan ini menunjukkan pergerakan mendatar karena investor menimbang dampak data ekonomi AS terhadap arah dolar. Fokus pasar saat ini beralih pada keluaran data penjualan ritel AS yang dinantikan hari ini untuk petunjuk kebijakan berikutnya.
Indikator tenaga kerja AS memperkuat kekhawatiran atas momentum pemulihan ekonomi. Data ADP Employment Change menunjukkan penurunan tajam pada Januari, sedangkan JOLTS melaporkan turunnya jumlah lowongan kerja ke level terendah dalam sembilan tahun. Ketika prospek pekerjaan membengkak menahan, bank sentral cenderung menunda harapan kenaikan suku bunga dan memberi ruang bagi pelonggaran kebijakan.
Di Swiss, indeks SECO Consumer Climate meningkat moderat menjadi minus 30 untuk tiga bulan hingga Januari, naik dari minus 37 pada Desember. Meski sentimen tentang keadaan ekonomi membaik, kepercayaan terhadap prospek keuangan dan kemampuan untuk melakukan pembelian besar tetap rapuh. Sorotan utama hari ini adalah rilis penjualan ritel AS yang nanti akan menimbang jalur NFP pada Rabu dan CPI pada Jumat.
Rilis data penjualan ritel AS hari ini menjadi fokus utama pasar. Jika data menunjukkan kelemahan, pasar semakin menilai bahwa Federal Reserve mungkin perlu menurunkan suku bunga lebih lanjut daripada perkiraan hingga 2026. Kondisi ini berpotensi melemahkan dolar AS terhadap mata uang utama termasuk CHF.
Pelaksanaan data NFP pada hari Rabu dan CPI pada Jumat diperkirakan akan mempertegas jalur kebijakan moneter bank sentral Amerika. Hasilnya bisa menambah volatilitas pada pergerakan USD terhadap CHF dan mata uang utama lainnya. Investor sebaiknya menyiapkan skenario berbeda berdasarkan keluaran angka tersebut.
Di sisi lain, konteks regional juga mempengaruhi suasana pasar. Data CPI Januari di Swiss nanti diperkirakan mempengaruhi daya tarik franc sebagai aset refugia sementara, namun dampaknya masih bergantung pada arah data AS. Secara keseluruhan, dinamika data AS tetap menjadi penentu utama arah pasangan USDCHF dalam beberapa sesi ke depan.
Secara teknikal USDCHF berada mendekati zona support sekitar 0.7650. Jika harga gagal bertahan di bawah level itu, tekanan jual dapat berlanjut dalam beberapa sesi. Analisis teknikal menunjukkan bahwa volatilitas bisa meningkat menjelang rilis data penting AS. Menurut Cetro Trading Insight analisis jangka pendek menyoroti tekanan pada arah jual dolar dalam kondisi data AS yang tidak jelas.
Mengingat gambaran fundamental yang ada, sinyal jangka pendek cenderung ke arah pelaksanaan posisi jual terhadap USDCHF dengan entry sekitar 0.7650, stop loss di 0.7725, dan take profit di 0.7538. Rasio risiko-imbalan memenuhi batas minimal 1:1.5 jika target terealisasi. Perlu diingat bahwa eksekusi tergantung pada likuiditas pasar dan kebijakan broker.
Manajemen risiko perlu diperhatikan. Pastikan ukuran posisi disesuaikan dengan toleransi risiko dan pedoman broker Anda. Selalu gunakan rencana trading yang terukur untuk menjaga konsistensi.