USD/JPY Dekat 159,20: Inflasi AS Menguatkan Dolar, BoJ Tekan Yen – Analisis Cetro Trading Insight

USD/JPY Dekat 159,20: Inflasi AS Menguatkan Dolar, BoJ Tekan Yen – Analisis Cetro Trading Insight

trading sekarang

USD/JPY berada di sekitar 159,20 setelah data inflasi AS terbaru memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk lebih lama. Data Core PCE YoY April tidak menunjukkan pelonggaran berarti, sehingga tekanan inflasi tetap menjadi pendorong utama bagi dolar. Sementara itu, pandangan terkait kebijakan BoJ masih menjadi fokus, menambah volatilitas bagi pasangan ini.

Inflasi inti AS di 3,3% YoY menambah gambaran bahwa kebijakan moneter yang restriktif bisa bertahan lebih lama. Yen Jepang tertekan karena data domestik menunjukkan pelemahan relatif pada harga dan tonasi kebijakan BoJ yang masih erat kaitannya dengan risiko deflasi. Penilaian ini turut dipengaruhi komentar Gubernur BoJ yang memperingatkan bahwa kejutan energi bisa menjadi lebih persist jika mendorong inflasi dan upah.

Secara umum, arah USD/JPY saat ini lebih banyak dipengaruhi dinamika inflasi AS dan kebijakan moneter global. Trader menunggu konfirmasi teknikal untuk menentukan arah, terutama menilai kemampuan harga menembus level tahanan di sekitar 159,36. Jika gagal menembus, risiko koreksi ke area di bawah 159,20 dan 159,10 meningkat.

Dari sisi teknikal, USD/JPY diperdagangkan di 159,24 dengan nada netral. Harga berada di atas 100-period SMA di 158,48 yang memberi landasan kenaikan, tetapi tertahan di bawah 20-period SMA di sekitar 159,36 yang berfungsi sebagai resisten utama. RSI berada di sekitar 49, menandakan momentum seimbang tanpa kendali kuat dari pembeli maupun penjual.

Level resisten utama berada di sekitar 159,25 dan 159,36, yang merupakan wilayah konfluensi antara SMA dan level horizontal. Penembusan di atas 159,36 diperlukan untuk mengubah gambar teknikal menjadi lebih positif dan membuka peluang ke target lebih tinggi. Di sisi bawah, dukungan terdekat berada di 159,20 dan 159,10, sementara 158,48 sebagai SMA 100 menunjuk ke lantai yang lebih kuat jika tekanan turun berlanjut.

Dengan konteks saat ini, tidak ada sinyal trading yang jelas. Disarankan menunggu konfirmasi breakout di atas 159,36 untuk posisi long dengan risiko-rasio minimal 1:1,5, atau penembusan di bawah 158,48 untuk posisi short sesuai arah pergerakan berikutnya. Mengingat data inflasi AS dan ekspektasi BoJ, arah jangka pendek bisa berubah seiring rilis data baru.

banner footer