USD/JPY Menguat Dipicu Kebijakan BoJ dan Proyeksi Pemotongan Suku Bunga Fed

Laju Yen Tergeser oleh Kebijakan BoJ

Bank of Japan mengakhiri pertemuan kebijakan dengan menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 0,75% dari 0,50%. Langkah ini menandai level tertinggi dalam tiga dekade dan menegaskan arah kebijakan yang lebih restriktif. Namun, BoJ tidak memberikan pedoman yang jelas mengenai pace kenaikan di masa depan, sehingga pasar tetap berada pada posisi menimbang dan melemahkan yen.

Arah kebijakan BoJ yang lebih tegas memberikan dukungan bagi USDJPY untuk mendekati level 156,75 di awal sesi Asia. Meskipun demikian, ada kekhawatiran bahwa laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat dari ekspektasi dapat menjaga jarak antara langkah BoJ dan prospek suku bunga AS, sehingga arah pasangan tetap berat di kedua sisi.

Di sisi lain, ekspektasi pemotongan suku bunga di AS pada 2026 dan komentar beberapa tokoh politik mengenai independensi Federal Reserve meningkatkan ketidakpastian bagi dolar. Pasar juga mencermati pernyataan Trump yang mendorong pejabat bank sentral agar lebih dovish, yang berpotensi menambah volatilitas pasangan USD/JPY.

Kebijakan Fed dan Proyeksi Suku Bunga

Peluang pemotongan suku bunga AS diperkirakan terjadi pada tahun depan, setelah Fed memangkas suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini. Pasar memperkirakan ada dua langkah penurunan tambahan pada 2026, meskipun skenario ini masih berubah sesuai data ekonomi.

Komentar publik dari beberapa tokoh politik mengenai keinginan agar The Fed menjaga kebijakan rendah suku bunga memicu spekulasi soal independensi bank sentral. Hal ini menambah tingkat kekhawatiran di kalangan investor mengenai arah kebijakan monetary AS dan bagaimana hal tersebut bisa mempengaruhi imbal hasil dan nilai mata uang.

Menurut indikator harga opsi, peluang pemotongan pada pertemuan Januari mencapai sekitar 18,3% menurut FedWatch CME, menambah elemen volatilitas pada dolar AS dan meningkatkan fokus pada kebijakan The Fed di 2026.

Implikasi Perdagangan dan Strategi

Kombinasi faktor BoJ, ekspektasi Fed, dan dinamika data membuat arah USD/JPY sulit dipastikan. Level resistance utama di sekitar 156,75 menjadi fokus bagi trader untuk mengamati reaksi pasar terhadap berita kebijakan.

Secara teknikal, struktur grafik perlu konfirmasi lebih lanjut sementara secara fundamental, kejutan kebijakan bisa menambah volatilitas. Pembuat keputusan trading sebaiknya menimbang manajemen risiko ketat dan menghindari overtrade karena ketidakpastian pasar saat ini.

Jika Anda mengambil posisi, gunakan manajemen risiko yang ketat, pertimbangkan entry dengan stop loss yang tepat, dan letakkan target take profit yang realistis. Karena sinyal saat ini belum jelas, pendekatan berhati-hati lebih disarankan sambil menunggu konfirmasi harga lebih lanjut.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image