USD/JPY Terseret Ke Sekitar 155.90 Setelah Kemenangan LDP, Yen Menguat Menjelang Data Ritel AS

USD/JPY Terseret Ke Sekitar 155.90 Setelah Kemenangan LDP, Yen Menguat Menjelang Data Ritel AS

Signal USD/JPYSELL
Open155.900
TP152.000
SL157.900
trading sekarang

USD/JPY melemah sekitar 155.90 pada sesi Asia awal hari ini, menandai kelanjutan tekanan terhadap dolar AS. Yen menunjukkan nafas baru setelah kemenangan telak Partai Liberal Demokrat (LDP) pada pemilihan umum Jepang. Pasar menafsirkan dinamika politik sebagai faktor pendukung yen, meskipun volatilitas tetap ada karena data AS yang akan dirilis.

Pemilu di Jepang menghasilkan kemenangan komprehensif bagi LDP, dengan 316 kursi dari 465 di majelis rendah. Hasil tersebut memperkuat ekspektasi terhadap dukungan kebijakan fiskal dan stabilitas ekonomi jangka pendek. Sinyal semacam ini memperkuat sentimen yen dan menciptakan hambatan bagi pergerakan dolar terhadap mata uang utama.

Pasar menilai potensi perubahan arah kebijakan moneter AS melalui rilis data penjualan ritel dan laporan ketenagakerjaan yang tertunda. Pedagang menantikan angka yang bisa mempertegas bagaimana Fed akan menimbang kebijakan suku bunga ke depan. Sinyal-sinyal dari data tersebut diperkirakan akan memberi arah pada USD/JPY jelang perdagangan lanjutan.

Pejabat mata uang teratas Jepang, Atsushi Mimura, menyatakan bahwa pemerintah tetap waspada terhadap pergerakan FX. Ia menekankan bahwa otoritas akan terus memantau pasar dengan cermat. Kewaspadaan ini menambah dimensi kebijakan yang dapat memicu intervensi verbal jika volatilitas meningkat.

Intervensi verbal dan pernyataan publik oleh otoritas keuangan berperan dalam membentuk sentimen yen. Pelaku pasar menafsirkan respons publik sebagai sinyal kesiapan langkah bila diperlukan. Meskipun tidak ada langkah nyata pada saat ini, dinamika ini tetap menjadi pendorong utama bagi arah pair.

Sentimen yen juga dipengaruhi data domestik dan prospek pertumbuhan Jepang. Investor menilai keseimbangan antara dukungan fiskal dengan risiko eksternal. Dengan demikian faktor domestik tetap menjadi motor utama pergerakan USD/JPY dalam beberapa minggu mendatang.

Data penjualan ritel AS yang akan dirilis pada Selasa menjadi fokus pasar sebagai petunjuk kebijakan Federal Reserve. Laporan pekerjaan Januari yang tertunda juga diharapkan memberikan wawasan tambahan mengenai kesehatan pasar tenaga kerja. Investor menilai bagaimana hasilnya akan membentuk ekspektasi suku bunga di masa depan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Beberapa pejabat Fed menegaskan bahwa pelemahan dolar tidak menjadi masalah utama bagi kebijakan bank sentral sejauh ini. Namun perkembangan data ekonomi AS tetap menjadi faktor penting untuk arah kebijakan. Pergerakan USD/JPY bisa terdampak jika data menunjukkan pemulihan tenaga kerja lebih kuat dari ekspektasi.

Laporan tersebut diperkirakan menunjukkan peningkatan Nonfarm Payrolls sekitar 70.000 pekerjaan pada Januari, dengan tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 4.4%. Angka-angka ini berpotensi menjaga volatilitas pasar dan memperkaya analisis bagi para trader. Dalam konteks itu, rekomendasi trading terhadap pasangan ini menekankan peluang pada yen jika data AS menguat.

broker terbaik indonesia