Oleh Cetro Trading Insight
USD/CHF melemah ketika dolar AS turun menjelang laporan pekerjaan Nonfarm Payrolls (NFP) yang tertunda. Pasar memperkirakan NFP bertambah sekitar 70.000 pekerjaan dengan tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 4,4% pada Januari. Narasi ini menambah gambaran bahwa arah kebijakan Federal Reserve masih bergantung pada data pekerjaan terbaru. Pergerakan ini juga menyorot bagaimana volatilitas pasar dapat memengaruhi pasangan mata uang utama.
Swiss Franc menguat sebagai aset pelindung di tengah kekhawatiran terkait kemajuan kecerdasan buatan dan dinamika kebijakan global. Permintaan safe-haven meningkat karena investor menilai risiko terhadap ekonomi AS dan utang negara lain. Kondisi ini memberi CHF keunggulan relatif meskipun faktor domestik Swiss juga membentuk arah pasangan. Ketidakpastian kebijakan global menjaga momentum pasar dalam arah yang berubah-ubah.
USD/CHF diperdagangkan sekitar 0.7660 pada sesi Asia Rabu, setelah kenaikan moderat di sesi sebelumnya. Investor menunggu rilis data NFP yang tertunda untuk memberi isyarat baru terkait proyeksi suku bunga AS. Data ritel AS yang stagnan juga menjadi indikator bahwa beban pada rumah tangga meningkat, menambah tekanan pada dolar. Semua faktor ini menambah kehati-hatian di pasar menjelang rilis data penting berikutnya.
Investor menilai bahwa Federal Reserve kemungkinan mempertahankan tingkat suku bunga pada pertemuan berikutnya di Maret. Pasar memperkirakan pemotongan pertama baru akan terjadi pada Juni, dengan kemungkinan pemotongan kedua pada September. Sementara itu, Swiss National Bank (SNB) menghadapi tantangan inflasi yang sangat rendah, dengan inflasi tahunan diperkirakan tetap sekitar 0,1%. Perbedaan sikap kebijakan antara AS dan Swiss memperluas jarak antara arah kedua mata uang.
Ketidakpastian kebijakan terhadap utang AS dan dinamika risiko global turut meningkatkan volatilitas pasar. Investor juga memerhatikan arah kebijakan SNB dan upaya menjaga stabilitas harga dalam kisaran target. Perbedaan kebijakan ini dapat menambah tekanan pada dolar AS jika prospek pemulihan lemah, sementara CHF bisa semakin mendapat tempat sebagai aset pelindung nilai.
Data penjualan ritel AS Desember menunjukkan stagnasi, menyoroti beban pada rumah tangga berpendapatan rendah hingga menengah. Data ini menambah kekhawatiran tentang kecepatan pemulihan ekonomi AS di kuartal awal. Secara keseluruhan, pelaku pasar menilai bahwa laporan ekonomi yang lemah mendukung narasi untuk menahan kejutan kebijakan Fed dalam beberapa bulan mendatang.
Secara teknikal, USD/CHF berada di sekitar level 0.7660, menunjukkan fase konsolidasi antara faktor fundamental dan aksi harga. Pergerakan ini mencerminkan ketidaksepahaman antara tekanan risiko dan kapasitas pasar untuk bergerak lebih tajam. Pasar cenderung melihat CHF sebagai aset pelindung ketika risiko meningkat, sehingga bias turun pada pasangan bisa saja berlanjut. Kepastian arah sangat dipengaruhi data rilis berikutnya.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah menjual USDCHF dengan open di 0.7660. Target profit di sekitar 0.7500 memberikan potensi keuntungan sekitar 160 pips, sedangkan stop loss di 0.7720 membatasi risiko sekitar 60 pips. Dengan demikian, rasio risiko/imbalan diperkirakan sekitar 2,7:1, memenuhi kriteria minimal 1:1,5. Pelaku pasar perlu memantau pergeseran data dan dinamika teknikal untuk menghindari kejutan pasar.
Risiko utama meliputi perubahan tak terduga pada kebijakan moneter, data AS yang lebih kuat dari ekspektasi, atau pergeseran sentimen risiko secara global. Gejolak pasar terkait AI dan kebijakan internasional juga bisa memicu pergerakan berbalik. Oleh karena itu, pengawasan data rilis dan pembaruan analisa teknikal menjadi bagian penting dari rencana perdagangan.