USDJPY Menguat Berlanjut Didukung Geopolitik dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed

USDJPY Menguat Berlanjut Didukung Geopolitik dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed

trading sekarang

USD/JPY berhasil mencatat keuntungan untuk hari ketujuh berturut-turut, memperpanjang tren kenaikan meski didorong oleh sejumlah faktor makro. Ketegangan geopolitik global dan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) membantu dolar AS mengembalikan momentum positif. Di sisi lain, data GDP Jepang untuk kuartal pertama menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dari ekspektasi, namun efeknya terbatas karena risiko geopolitik dan kekhawatiran intervensi mata uang tetap membayangi arah yen.

Harga spot masih berada di sekitar level 159.00, menunjukkan dukungan dari kombinasi dinamika pasar. Dalam konteks ini, faktor geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter AS berperan sebagai penggerak utama bagi USDJPY. Pasar menilai bahwa dolar tetap lebih kuat secara relatif meskipun ada variasi teknikal yang bisa muncul seiring berjalannya sesi Eropa.

Investor juga menimbang dinamika geopolitik terkait kemungkinan tindakan militer dan negosiasi yang sedang berlangsung, yang menambah kompleksitas risk sentiment global serta membentuk almari risiko di pasar. Sorotan utama adalah bagaimana volatilitas regional membentuk arah dolar sebagai mata uang cadangan di tengah ketidakpastian.

Di tengah sesi, harga minyak tetap tinggi mendekati level bulanan tertinggi karena gangguan pasokan di Selat Hormuz. Kondisi tersebut menambah kekhawatiran inflasi dan memberi dukungan pada pandangan kebijakan moneter yang lebih hawkish. Secara keseluruhan, kombinasi faktor energi dan geopolitik mendukung momentum USD terhadap JPY.

Menurut CME FedWatch, pasar menilai hampir 50% peluang bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 bps pada akhir tahun. Prospek saat ini menambah daya tarik pada USD dan menopang ekspektasi kenaikan suku bunga, yang pada akhirnya memperkuat pola pergerakan pasangan ini.

Namun, ada peluang intervensi dari otoritas Jepang untuk menopang yen jika diperlukan, yang bisa membatasi pelebaran selisih nilai tukar. Faktor ini menambah kehati-hatian bagi para pelaku pasar sambil menunggu rilis FOMC Minutes untuk petunjuk kebijakan Fed ke depan.

banner footer