Data ISM Services PMI untuk Maret turun menjadi 54, menandakan ekspansi yang lebih lemah pada sektor jasa. Angka pekerjaan turun ke tingkat terendah sejak akhir 2023, menambah kekhawatiran mengenai stagflasi meski permintaan baru tetap positif. Biaya input yang tinggi juga diiringi kenaikan harga yang dibayar, menunjukkan tekanan biaya yang berkelanjutan bagi pelaku usaha.
Di sisi kebijakan, pasar memberi sekitar 70% probabilitas The Bank of Japan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1.00% pada pertemuan 27–28 April. IMF mendorong langkah pengetatan meskipun risiko geopolitik tetap ada, sedangkan anggota dewan tambahan menekankan pendekatan berbasis data. Fenomena ini menambah kompleksitas bagi pergerakan yen terhadap dolar.
Di pasar, USD/JPY berkisar sekitar 150 pip, bergerak antara 158.50 dan 160.00 sejak awal bulan. Hingga Senin, tidak ada pasangan mata uang yang mampu membuat breakout tegas, meskipun highs harian hampir tercapai di kisaran 160.30. Candlestick Senin yang relatif kecil menggambarkan indecision para pelaku pasar menunggu data ekonomi utama berikutnya.
Secara teknikal, USD/JPY berada sekitar 159.63 pada kerangka 5-menit, dengan momentum yang mulai mereda dari kondisi overbought. Stochastic RSI menurun dari atas 70, menandakan berkurangnya tekanan ke atas dalam waktu dekat. Harga berada di atas EMA 200-periode di sekitar 159.63, menjaga bias mikro tetap ringan bullish tetapi rapuh jika harga menembus level itu.
Struktur pasar menunjukkan bias netral-berarah ke sisi bawah karena pembeli gagal memperpanjang kenaikan meski harga bertahan di atas support intrahari. Support utama berada sekitar 159.63, diikuti level 159.58 dan 159.50 jika penjualan berlanjut. Resistance pertama berada di kisaran 159.73–159.76, dan tembusannya akan membuka peluang menuju 159.90 jika tekanan positif muncul.
Rencana trading yang dianjurkan oleh Cetro Trading Insight adalah mengambil posisi jual ketika harga mencapai area sekitar 159.70 dengan target 159.30 dan stop di 159.92, sesuai dengan kebijakan manajemen risiko kami. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.8 memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar yang sedang berlangsung dan memerlukan konfirmasi pergerakan sebelum penempatan posisi jangka pendek.