Wall Street Menguat: Dow Jones Tutup di Atas 50.000, Dorongan AI dan Teknologi Bawa Pasar AS Jejak Optimisme

Wall Street Menguat: Dow Jones Tutup di Atas 50.000, Dorongan AI dan Teknologi Bawa Pasar AS Jejak Optimisme

trading sekarang

Wall Street berbalik dari tekanan pekan lalu, ditopang sentimen positif pada sektor teknologi yang mulai pulih pasca kerugian terkait AI. Indeks Dow Jones menutup di 50.135,87, melewati tonggak psikologis 50.000 untuk pertama kalinya. Pemulihan ini juga ikut mendorong indeks-indeks utama lainnya berada di zona positif meski volatilitas tetap terlihat.

Indeks Dow berfluktuasi sepanjang sesi, namun mayoritas waktu bertahan di atas 50.000 dan akhirnya ditutup sedikit lebih tinggi. S&P 500 naik 0,4 persen menjadi 6.961,23, sementara Nasdaq Composite melonjak 0,9 persen dan ditutup di 23.238,67. Pergerakan ini mencerminkan penyesuaian posisi jelang data ekonomi dan laporan pendapatan yang banyak dinanti investor.

Para analis menyebut reli kali ini dipicu oleh penyesuaian posisi setelah penjualan tajam pada sektor teknologi dan upaya mengejar peluang jangka pendek. Menurut Peter Corey, kepala strategi pasar di Pave Finance, volatilitas tetap menjadi faktor utama yang memandu aliran dana untuk menyeimbangkan portofolio. Ia menambahkan bahwa investor cenderung menambah pembelian ketika volatilitas turun dan menahan diri saat volatilitas naik.

Pemulihan di penghujung minggu ini didorong oleh pergerakan saham pembuat chip dan perusahaan terkait AI yang sebelumnya tertahan oleh kekhawatiran valuasi. Investor melihat adanya sinyal pemulihan meskipun beberapa kekhawatiran tentang dampak AI terhadap model bisnis perangkat lunak dan margin keuntungan tetap ada.

Sebelumnya sektor teknologi mengalami tekanan jual karena investor menilai kemajuan AI dapat mengganggu model bisnis perangkat lunak dan menekan margin. Lonjakan belakangan ini menunjukkan adanya pemulihan permintaan dan optimisme atas pertumbuhan pendapatan di sektor ini.

Di luar isu perusahaan, data ekonomi dan rilis laba menjadi fokus utama. Investor menunggu keluaran data pekerjaan dan inflasi AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintah singkat. Perusahaan seperti Coca Cola dan Ford dijadwalkan melaporkan hasil kuartalan, sementara ON Semiconductor menjadi sorotan karena perannya dalam solusi daya untuk pusat data AI.

Data Ekonomi dan Prospek Kebijakan Moneter

Rangkuman data pekan ini mencakup laporan pekerjaan Januari yang sangat dinanti serta angka inflasi untuk menilai apakah tekanan harga mulai mereda cukup untuk memberi ruang bagi kebijakan The Fed. Pasar menantikan gambaran yang jelas mengenai laju perekrutan dan arah inflasi.

Selain data fiskal, rilis pendapatan perusahaan akan memberikan wawasan tentang ketahanan kinerja korporasi besar dan dampak dinamika inflasi terhadap margin keuntungan. Investor akan mencermati bagaimana hasil kuartalan Coca Cola, Ford, ON Semiconductor, dan perusahaan lain membentuk ekspektasi pasar.

Secara keseluruhan, jika inflasi melunak sesuai ekspektasi, pasar kemungkinan akan melihat ruang untuk potensi pemangkasan suku bunga di masa mendatang. Namun volatilitas tetap akan menjadi faktor penentu arah jangka pendek karena pasar menilai risiko dan peluang dari dinamika AI serta pertumbuhan global.

broker terbaik indonesia