WTI Mengalami Penurunan di Tengah Geopolitik Timur Tengah dan Prospek Inventori Global

WTI Mengalami Penurunan di Tengah Geopolitik Timur Tengah dan Prospek Inventori Global

Signal /WTIBUY
Open65.950
TP68.000
SL65.500
trading sekarang

Ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah terus menjadi penggerak utama harga minyak. Pasar menilai risiko gangguan pasokan yang lebih tinggi karena ketegangan AS-Iran masih berlanjut. Sentimen ini membuat harga minyak tetap rentan meskipun ada tekanan dari faktor fundamental lainnya.

Latihan militer Iran di Selat Hormuz dan prospek negosiasi diplomatik di Jenewa menambah kekhawatiran atas jalur pasokan minyak global. Sekitar 20 juta barel per hari transit melalui Jalur Hormuz, sehingga dinamika di wilayah itu tetap menjadi fokus utama. Perkembangan tersebut menjaga premi risiko geopolitik tetap hidup meskipun ada sinyal peningkatan produksi global.

Di sisi lain, laporan EIA memperkirakan peningkatan inventori global karena produksi diperkirakan tumbuh lebih cepat daripada konsumsi. Laju penambahan stockpile global diperkirakan mencapai 3,1 juta barel per hari tahun ini, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya. Kondisi ini menambah gambaran pasar yang lebih seimbang atau bahkan oversupply sepanjang tahun.

Secara teknis, kerangka waktu empat jam memperlihatkan harga WTI berada di sekitar 65,95 dolar AS per barel. Bias jangka pendek menunjukkan kekuatan karena harga bertahan di atas moving average 50 dan 100 periode yang berada di kisaran 64,50–64,00. RSI berada di sekitar 53, menunjukan momentum telah menormalkan tanpa sinyal kuat dari penjual.

Rintangan terdekat terlihat di sekitar 67,00 yang membatasi kenaikan terakhir dan perlu ditembus untuk melanjutkan tren naik. Dukungan awal berada di kisaran 66,20–65,90, dengan dukungan lebih kuat berada pada pertemuan antara SMA 50 dan garis tren naik di sekitar 64,50. Penembusan di bawah area ini dapat mengarahkan harga ke sekitar 63,50 untuk langkah selanjutnya.

Rencana perdagangan mengikuti dinamika teknikal dengan fokus pada peluang breakout jika harga berhasil menembus 67,00. Dalam skenario bullish, posisi long bisa dibuka dengan tujuan ke 68,00–68,50 dan stop loss di sekitar 65,50 untuk menjaga rasio risiko-imbalan yang layak. Analisis ini diterapkan dan disajikan oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami yang awam maupun profesional.

broker terbaik indonesia