USDJPY Menguat di Tengah Ketidakpastian BoJ-Fed dan Risiko Geopolitik: Analisis Teknikal dan Fundamental

USDJPY Menguat di Tengah Ketidakpastian BoJ-Fed dan Risiko Geopolitik: Analisis Teknikal dan Fundamental

Signal USD/JPYBUY
Open157.25
TP158.75
SL156.25

Ketegangan geopolitik global mendorong permintaan terhadap yen sebagai aset safe-haven. Pasar mencermati rencana Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang dikabarkan akan memanggil pemilu parlemen mendesak, yang menambah ketidakpastian terkait arah kebijakan di Jepang. Faktor risiko ini menambah dinamika pada pasangan USDJPY, karena pelaku pasar menimbang bagaimana kebijakan BoJ dapat berubah di tengah tekanan eksternal.

Kekhawatiran mengenai independensi Federal Reserve juga membatasi pergerakan USD, sehingga lonjakan pasangan ini cenderung tertahan meski dolar tetap di bawah tekanan. Pedagang menunda strategi besar sambil menunggu data inflasi AS yang akan dirilis beberapa saat lagi, karena angka-angka tersebut berpotensi menggeser ekspektasi terkait jalur kebijakan.

Di sisi lain, yen mendapatkan dukungan dari eskalasi risiko geopolitik yang menempatkan safe-haven di atas pijakan suasana risk-off. Sinyal kekecewaan pada potensi pemangkasan suku bunga BoJ kian membentuk batas atas untuk USDJPY, terutama jika data harga dan pertumbuhan Jepang tetap sejalan dengan proyeksi.

Fundamental dan Ekspektasi Data AS

Secara fundamental, pasar menimbang jalan kebijakan dua bank sentral utama. Data pekerjaan Amerika Serikat Desember menunjukkan pelemahan pada penambahan pekerjaan (Nonfarm Payrolls) yang lebih rendah dari ekspektasi, meski tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%. Penurunan ini memberi gambaran bahwa langkah pelonggaran kebijakan bisa saja tertunda jika tekanan inflasi tetap tinggi atau tidak turun dengan cepat.

Kebijakan BoJ juga menjadi fokus utama. Gubernur BoJ menunjukkan bahwa langkah-langkah pengetatan lebih lanjut tetap mungkin jika ekonomi dan harga bergerak sesuai perkiraan, meskipun dinamika kebijakan tetap bergantung pada data kuartal mendatang. Keseimbangan antara kebijakan AS dan Jepang terus membentuk bagaimana USDJPY bergerak dalam beberapa minggu ke depan.

Investors juga menantikan rilis data inflasi AS berikutnya, yakni Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (IHP), yang dijadwal-kan keluar dalam beberapa hari. Rilis ini diperkirakan akan memicu volatilitas tambahan pada dinamika USD/JPY tergantung bagaimana pasar menilai kemajuan inflasi relatif terhadap target Federal Reserve.

Analisis Teknis USD/JPY dan Sinyal Trading

Secara teknis, USD/JPY masih mempertahankan bias bullish sepanjang harga berada di atas SMA 200 periode pada kerangka 4 jam, yang berada sekitar 156,14. Kondisi ini menggambarkan dukungan tren naik yang masih dominan bagi pasangan mata uang ini.

Indikator teknikal menunjukkan momentum yang solid namun perlu kehati-hatian. MACD berada di atas garis sinyal dan wilayah nol, dengan histogram positif, sedangkan RSI berada di sekitar 75, menandakan kondisi jenuh beli yang bisa menjadi pembatas di jangka pendek.

Rencana perdagangan yang direkomendasikan adalah membeli USDJPY jika harga bertahan di atas level sekitar 157.00. Target keuntungan ditempatkan di 158.75 sedangkan stop loss di 156.25, sehingga rasio risiko/imbalan mencapai 1:1.5. Namun, jika harga gagal memegang fondasi SMA, pola pullback teknikal bisa terjadi sebagai opsi lindung risiko yang perlu diperhatikan.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image