WTI Rebound Dipicu Ketegangan Geopolitik, Data EIA Tetap jadi Pemicunya

trading sekarang

Harga minyak WTI menunjukkan pergerakan ke arah $78,10 pada jam perdagangan Asia awal hari Jumat. Pagi itu, WTI membentuk fondasi reli setelah kenaikan satu hari sebesar 8,5%, yang menjadi lonjakan terbesar sejak tahun 2020. Dukungan utama datang dari eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.

Rangkaian pernyataan tentang gangguan rute penting seperti Selat Hormuz memperkuat kasus kenaikan harga. Penutupan sementara lalu lintas di selat tersebut berpotensi mengurangi aliran minyak dunia, memperkuat tekanan harga di pasar spot. Selain itu, serangan terhadap kapal tanker minyak di perairan Teluk juga meningkatkan risiko suplai secara keseluruhan.

Meski demikian, laporan persediaan mingguan EIA menunjukkan adanya pertumbuhan persediaan minyak mentah AS sebesar 3,475 juta barel pada pekan yang berakhir 27 Februari, lebih rendah dari prediksi 2,2 juta barel. Kondisi ini menimbulkan pandangan bearish terhadap sisi atas harga, meskipun dinamika geopolitik tetap menguatkan risiko naik secara proksimal.

Faktor fundamental utama saat ini adalah ketidakpastian pasokan akibat konflik geopolitik yang berkelanjutan. Sinyal pasar menyiratkan kemungkinan harga WTI tetap rentan terhadap volatilitas yang dipicu oleh eskalasi di wilayah utama penghasil minyak. Dalam konteks ini, risiko geopolitik menjadi penentu arah jangka pendek.

Di sisi lain, data EIA yang menunjukkan penambahan persediaan menciptakan tekanan bearish terhadap reli harga lebih lanjut. Pasar menimbang kedua komponen tersebut: potensi gangguan pasokan versus pembekuan pasokan akibat inventori meningkat. Kondisi ini membuat posisi netral atau skeptis mengenai peluang breakout signifikan dalam waktu dekat.

Kunci pemantauan ke depan adalah dinamika keamanan jalur pasokan dan perkembangan konflik di wilayah Teluk Persia. Rute perdagangan utama masih rawan gangguan, dan peristiwa terbaru bisa memicu pergeseran besar dalam sentimen pasar. Laporan dan analisis ini disampaikan oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami konteks pasar secara komprehensif.

broker terbaik indonesia