Data Nonfarm Payrolls (NFP) Januari menunjukkan pertambahan pekerjaan sebanyak 130.000, melampaui ekspektasi 70.000. Angka ini juga membuat tingkat pengangguran turun menjadi 4.3 persen, mengurangi kekhawatiran atas pelambatan tenaga kerja secara tajam. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight, media analitik ekonomi milik Cetro. Kondisi ini mendorong para investor untuk menilai bahwa langkah pelonggaran suku bunga mungkin tertahan untuk saat ini, meski tidak sepenuhnya dihapus dari skenario.
Para pejabat Federal Reserve menekankan bahwa inflasi masih berada di atas target, sehingga menjaga suku bunga pada level restriktif tetap relevan dalam jangka pendek. Sinyal ini memperburuk ekspektasi pemangkasan suku bunga yang terlalu dini. Namun pasar tetap memperkirakan sekitar 50 basis poin pemotongan suku bunga pada akhir tahun, membatasi potensi penurunan bagi logam mulia.
Di samping itu, dolar AS berjuang untuk melanjutkan reli, sehingga memberi lantai bagi pergerakan logam mulia. Dalam kondisi ketidakpastian geopolitik yang terus berlangsung, dan keraguan mengenai timing pivot kebijakan Fed, perak bisa terus menunjukkan volatilitas yang tinggi sambil mempertahankan bias konstruktif asalkan ekspektasi pelonggaran tetap ada.
XAG/USD diperdagangkan di sekitar 82.85, turun sekitar 1.95% sepanjang hari. Harga ini merupakan koreksi setelah menyentuh level tertinggi mingguan di sekitar 86.30, sementara struktur bullish jangka menengah tetap terjaga meski adanya pelemahan jangka pendek. Para pelaku pasar memantau support dan resistance kunci untuk menentukan arah selanjutnya.
Pemulihan yang dimulai dari level terendah minggu lalu di sekitar 64.00 menunjukkan bahwa pemulihan masih rapuh dan momentum buy lebih menonjol pada saat-saat tertentu. Pergerakan turun menimbulkan tekanan pada momentum jangka pendek, namun tidak menutup peluang bagi keramaikan pergerakan harga di kisaran kebijakan moneter global. Koreksi ini juga menguji tingkat kepercayaan investor terhadap trend utama.
Ketika ekspektasi pelonggaran tetap berada di pasar, logam mulia mungkin terus diperdagangkan dengan volatilitas yang meningkat. Namun prospek jangka panjang tetap berada pada bias konstruktif selama faktor fundamental yang mendasari tetap mengarah pada peluang pembalikan atau penahanan harga. Investor disarankan memperhatikan pola teknikal dan indikator untuk mengkonfirmasi arah.
Meski konteks makro ekonomi memberikan gambaran yang menjanjikan, beberapa risiko geopolitik dan ketidakpastian timing kebijakan Fed membuat sinyal trading menjadi tidak jelas pada saat ini. Pasar mematuhi kerangka risk-on/risk-off tergantung data ekonomi dan komentar regulator. Dalam situasi seperti ini, fokus pada manajemen risiko menjadi prioritas utama.
Tanpa sinyal perdagangan yang jelas, pendekatan yang bijak adalah memantau level teknikal kunci, menjaga stop loss yang masuk akal, serta menyiapkan rencana keluar jika harga bergerak melawan arah yang diharapkan. Investor juga bisa mempertimbangkan strategi diversifikasi untuk membatasi paparan pada volatilitas yang tinggi. Selalu tetapkan target keuntungan yang realistis berdasarkan risiko yang diambil.
Perak XAGUSD tetap menjadi instrumen berisiko tinggi dengan profil volatilitas yang signifikan. Karena volatilitas ini, investor perlu mengikuti perkembangan data ekonomi dan kebijakan moneter secara teratur. Dengan manajemen risiko yang disiplin, peluang peluang bisa dimanfaatkan meski sinyal eksplisit belum terbentuk.