XAU/USD Menguat Mendekati $4.050 Didukung Koreksi DXY dan Ekspektasi Fed

XAU/USD Menguat Mendekati $4.050 Didukung Koreksi DXY dan Ekspektasi Fed

trading sekarang

Harga emas XAU/USD naik sekitar 0,6% menuju sekitar $4.050 pada sesi perdagangan Eropa hari Jumat. Emas rebound setelah sempat menemukan support di kisaran $3.960 dalam dua hari perdagangan terakhir. Pelemahan Dolar AS turut memberi ritme positif, membuat pasar menimbang kemungkinan kenaikan Fed yang lebih moderat.

Prospek dua kenaikan suku bunga Fed untuk tahun ini terlihat menurun sedikit. Data dari CME FedWatch menunjukkan peluang tersebut turun menjadi 41,7% dari 50,2% pekan lalu. Pasar juga mempertimbangkan penurunan tekanan inflasi global akibat turunnya harga minyak dan arus energi melalui Selat Hormuz.

Dalam konteks fundamental, perbaikan sentimen sejalan dengan koreksi DXY yang menyusut. Sementara itu, kontrak minyak yang lebih rendah membantu membentuk ekspektasi inflasi yang lebih terkendali secara global. Secara teknis, pergerakan harga menunjukkan potensi rebound namun masih bergantung pada dinamika dolar dan data inflasi berikutnya.

Secara teknis, XAU/USD berada di sekitar $4.050. Namun bias jangka pendek cenderung bearish karena harga masih tertahan di bawah 20-periode EMA yang berada di sekitar $4.232,13. Kondisi ini menandai resistensi teknikal yang bisa membatasi pergerakan harga dalam beberapa sesi ke depan.

Indikator RSI berada di sekitar 34,63, mendekati wilayah oversold. Hal ini mengindikasikan momentum negatif masih dominan, meskipun ada ruang bagi koreksi naik jika sentimen pasar berubah. Trader perlu memantau dinamika harga terhadap level resistance utama.

Topside resistance terdekat berada di $4.098,88 dan perlu ditembus untuk memicu mean-reversion menuju EMA 20 di sekitar $4.232. Sisi bawah mata uang logam ini menghadapi risiko jika harga menembus support $3.959,51. Dalam skenario bearish lanjut, level support berikutnya bisa mencapai $3.886,62 dan $3.791,12.

Laju prospek dua kali kenaikan Fed terlihat menurun, dengan peluang saat ini sekitar 41,7% menurut CME FedWatch. Pasar juga menimbang risiko kebijakan yang lebih progresif terhadap inflasi. Hasilnya, fokus bergeser pada bagaimana dolar dan aset safe-haven bereaksi terhadap perubahan kebijakan.

Penurunan harga minyak serta aliran energi melalui Selat Hormuz menahan ekspektasi inflasi global. Kondisi ini membantu menjaga stabilitas harga komoditas dan mengurangi tekanan pada kebijakan moneter. Investor juga mengevaluasi risiko dan peluang terkait perlindungan nilai aset.

Bagi pelaku pasar, penting menjaga manajemen risiko dengan memperhatikan resistance di sekitar $4.098,88. Jika harga menembus level itu, peluang menuju EMA 20 di sekitar $4.232 bisa terwujud sebagai bagian dari rencana take profit. Di sisi lain, penurunan ke area $3.959,51 atau lebih rendah menambah potensi posisi bearish menuju level berikutnya.

banner footer