Harga spot emas berada kembali di sekitar level 5.000 dolar AS setelah dorongan bullish yang terlihat pada hari Senin. Pergerakan ini menandai respons positif terhadap risiko global yang sedang berkembang dan memberikan sinyal bahwa pembeli siap mengambil kendali di area kunci secara psikologis. Para pelaku pasar menunjukkan minat yang meningkat seiring pembalikan harga dari tekanan sebelumnya.
Pada grafik harian, tren naik terlihat cukup kuat sejak akhir Januari ketika emas melonjak dari sekitar 4.600 dolar menuju level tertinggi yang mendekati 5.600 dolar sebelum koreksi besar. Meskipun ada pembalikan tajam di bulan lalu, harga kini sedang mencoba membangun fondasi dengan dukungan teknikal yang terlihat dekat moving average 50 hari di sekitar 4.621,62 dolar. Hal ini menambah keyakinan bahwa pemulihan teknis masih punya ruang untuk berlanjut.
Aksi jual besar-besaran kemarin sebagian dipicu likuidasi margin dan dampak dari pasar logam lain, namun pembeli kembali masuk dan menjaga harga di atas level psikologis 5.000. Indikator teknikal seperti Stochastic (14,5,5) berada di posisi netral mendekati garis tengah, memberikan ruang bagi momentum untuk meningkat tanpa terjebak kondisi overbought seperti yang terlihat pada puncak sebelumnya.
Fundamental global tetap mendukung pembalikan harga emas. Bank sentral utama secara bertahap menjaga kebijakan akomodatif, dengan penguatan permintaan fisik yang menjadi pilar utama untuk emas sebagai aset lindung nilai. Perkembangan ini sejalan dengan pembelian berkelanjutan oleh bank sentral Tiongkok yang telah berlangsung selama 15 bulan berturut-turut hingga Januari.
Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter AS saat ini menahan suku bunga berada di kisaran 3,50%–3,75%, dengan peluang penurunan di sisa tahun ini jika pasar kerja AS menunjukkan pelemahan berkelanjutan. Analisis segera juga menyoroti peningkatan target harga emas dari beberapa lembaga besar, dengan prospek menuju wilayah 6.1K–6.3K yang menambah bias kenaikan bagi logam mulia.
Faktor lain yang memberi dukungan adalah pelemahan relatif dolar AS serta risiko geopolitik yang terus mendorong permintaan safe-haven. Kompetisi antara suku bunga, daya tarik sebagai diversifikasi, dan dinamika global menjadi pilar utama cerita harga emas dalam beberapa bulan ke depan.
Dari sisi teknikal, pola candle bullish pada hari Senin menandai pemulihan yang meyakinkan dengan harga yang berhasil menutup di atas 5.000 dolar dan menembus level resistance intra-hari. Indikator momentum menunjukkan posisi yang netral, memberi ruang bagi pergerakan lebih lanjut asalkan fundamental utama tetap mendukung. Stochastic Oscillator (14,5,5) berada sekitar 45/43,57, mendekati garis tengah dan dapat mengangkat suasana pasar jika momentum kembali kuat.
Level resistance terdekat berada di sekitar 5.100 dolar, diikuti oleh 5.200 dolar. Pergerakan berkelanjutan di atas 5.200 dapat membuka peluang menuju zona 5.400 dolar, yang sebelumnya menjadi area swing high beberapa minggu lalu. Trader sebaiknya memperhatikan reaksi harga di sekitar 5.100–5.200 untuk konfirmasi arah.
Sementara itu, level support utama berada di 5.000 dolar, dengan area 4.800 dolar sebagai dukungan yang lebih kuat. Break di bawah 4.800 berpotensi menguji 4.620–4.621,62 dolar (EMA 50). Skenario buy direkomendasikan jika harga tetap berada di atas 5.000 dan dapat ditempatkan dengan target 5.400 ke atas, sementara risk-reward menjaga rasio minimal 1:1,5 seperti yang diuraikan. Prospek jangka menengah didorong oleh dukungan kebijakan, potensi target analis di atas 6.000, dan pembalikan pasar yang didorong permintaan safe-haven.