
Analisis dari MUFG melalui Lee Hardman menunjukkan yen belum mendapat manfaat dari penurunan harga energi meski USD/JPY bertahan di atas level 160 menjelang BoJ. Pasar tampaknya telah memperhitungkan kemungkinan kenaikan kebijakan Bank of Japan sebesar 25 basis poin saat ini, sementara fokus bergeser pada kemampuan yen untuk bertahan jika tekanan eksternal berlanjut.
Data IMM menunjukkan dana berleverage meningkatkan posisi short terhadap yen secara signifikan sejak konflik dimulai. Perkembangan ini berlanjut untuk minggu kelima berturut-turut hingga 9 Juni, dan posisi short yen telah meningkat hampir empat kali sejak akhir Februari. Secara historis, ini mencerminkan posisi yen pendek terbesar sejak Juli 2024 sebelum gelombang likuidasi carry trades di musim panas itu.
Jika yen tetap melemah, tekanan bagi kebijakan publik Jepang untuk bertindak melalui intervensi bisa meningkat. Kondisi ini bisa memburuk jika harga energi turun lebih lanjut dan ekspektasi terhadap Federal Reserve melunak, yang berpotensi mendorong yen menguat secara teknikal meski tren jangka pendeknya melemah. Dalam skenario tersebut, kehati-hatian tetap diperlukan bagi pelaku pasar dan investor jangka menengah.
Pasar menimbang implikasi pelemahan berkelanjutan yen terhadap kapasitas BoJ untuk menambah stimulasi tanpa mengorbankan kestabilan harga. Harga energi yang rendah serta dinamika kebijakan global memberi Bank of Japan ruang untuk menyesuaikan kebijakan, namun tekanan terhadap yen tetap ada dan bisa memicu intervensi jika diperlukan.
Kenaikan posisi jual yen di pasar menambah dinamika carry trades dan volatilitas mata uang. Para trader menilai arah USDJPY seiring keputusan BoJ, sambil menjaga risiko karena kebijakan moneter dan fiskal yang saling terkait.
Outlook jangka pendek menunjukkan bahwa perubahan pada faktor-faktor energi dan ekspektasi pasar terhadap Federal Reserve bisa mengubah arah yen. Jika energi turun lebih lanjut atau ekspektasi Fed melunak, yen berpotensi menguat melalui intervensi, meski risiko operasional tetap ada. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami.