Sinyal

BUY

Open

8046

Take Profit

8235

Stop Loss

7920

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) adalah salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur kinerja pasar saham di Indonesia. Indeks ini mencerminkan perubahan harga saham dari seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan kata lain, IHSG adalah indeks yang menunjukkan pergerakan harga saham secara keseluruhan di pasar modal Indonesia.

IHSG dihitung berdasarkan harga saham dari semua perusahaan yang terdaftar di BEI, yang terdiri dari berbagai sektor industri seperti perbankan, energi, barang konsumsi, dan lain-lain. Meskipun semua saham dipertimbangkan, perhitungan ISHG lebih banyak dipengaruhi oleh saham-saham besar atau saham yang memiliki kapitalisasi pasar tinggi.

IHSG dihitung dengan menggunakan metode capitalization-weighted index, yang berarti bobot setiap saham dalam indeks bergantung pada kapitalisasi pasarnya (jumlah saham yang beredar dikalikan dengan harga saham). Oleh karena itu, saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar seperti Bank BCA, Telkom Indonesia, dan Astra International memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan.

IHSG sering digunakan sebagai acuan atau tolak ukur dalam menilai kinerja pasar saham Indonesia. Jika index ini mengalami kenaikan, itu bisa menunjukkan bahwa secara umum pasar saham Indonesia sedang dalam kondisi baik dan banyak perusahaan mengalami kenaikan harga saham. Sebaliknya jika IHSG turun, itu bisa menunjukkan penurunan kinerja pasar saham secara keseluruhan, yang bisa disebabkan oleh faktor ekonomi, politik, atau masalah lainnya.

Bagi investor, IHSG merupakan alat penting dalam memantau kondisi pasar saham. Misalnya, jika harga menunjukkan tren kenaikan, investor mungkin melihat ini sebagai peluang untuk berinvestasi karena pasar saham cenderung menunjukkan kinerja yang baik. Sebaliknya jika IHSG turun, investor mungkin lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

IHSG juga digunakan sebagai acuan oleh banyak instrumen investasi, seperti reksa dana indeks atau ETF (Exchange Traded Fund) yang mengikuti pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Sebagai contoh jika IHSG naik, reksa dana indeks yang melacak IHSG juga akan mengalami kenaikan, memberikan keuntungan bagi investor yang berinvestasi di dalamnya.

IHSG Tutup Sesi Pertama 21 April 2026 Melemah 0,59% di 7.549; Top Gainers BOBA, LCKM, LAND Menguat
  • 21 Apr 2026

IHSG Tutup Sesi Pertama 21 April 2026 Melemah 0,59% di 7.549; Top Gainers BOBA, LCKM, LAND Menguat

IHSG menutup sesi perdagangan Selasa ini dengan dinamika yang memikat para pelaku pasar: koreksi tipis 0,59% ke level 7.549. Meski nyaris flat, gerak intraday menunjukkan volatilit…

Read More
MSCI Perpanjang Evaluasi Pasar Indonesia hingga Juni 2026: IHSG Tertekan, Reformasi Kepemilikan Menguat
  • 21 Apr 2026

MSCI Perpanjang Evaluasi Pasar Indonesia hingga Juni 2026: IHSG Tertekan, Reformasi Kepemilikan Menguat

MSCI memperpanjang evaluasi terhadap pasar saham Indonesia hingga Juni 2026, menambah ketidakpastian bagi pelaku pasar. Keputusan ini menandai bahwa perubahan kebijakan masih berad…

Read More
BEI-MSCI: Indeks Global Tetap Review Transparansi, BEI Terus Bangun Kepercayaan Investor
  • 21 Apr 2026

BEI-MSCI: Indeks Global Tetap Review Transparansi, BEI Terus Bangun Kepercayaan Investor

Dalam badai volatilitas pasar global, BEI berada di garis depan sorotan investor internasional. Pengumuman terbaru tentang evaluasi MSCI menyiratkan dinamika besar bagi likuiditas…

Read More
MSCI Pertahankan Klasifikasi Indonesia; BEI Dorong Reformasi Pasar untuk Stabilitas Likuiditas
  • 21 Apr 2026

MSCI Pertahankan Klasifikasi Indonesia; BEI Dorong Reformasi Pasar untuk Stabilitas Likuiditas

BEI menegaskan akan terus menjalin komunikasi dengan MSCI seiring upaya reformasi pasar yang telah disiapkan. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyebut optimisme terhadap respo…

Read More
MSCI Evaluasi Indonesia: BREN dan DSSA Berisiko Keluar dari Indeks, Pasar IHSG Tertekan
  • 21 Apr 2026

MSCI Evaluasi Indonesia: BREN dan DSSA Berisiko Keluar dari Indeks, Pasar IHSG Tertekan

Pasar modal Indonesia saat ini berada di persimpangan penting, ketika MSCI meninjau reformasi transparansi dan data kepemilikan untuk memperbaiki bobot indeks globalnya. Perubahan…

Read More
MSCI Pertahankan Pembatasan Saham Indonesia di Indeks Global Sambil Reformasi Pasar Dikejar
  • 21 Apr 2026

MSCI Pertahankan Pembatasan Saham Indonesia di Indeks Global Sambil Reformasi Pasar Dikejar

Pasar saham Indonesia kembali berada di sorotan global ketika MSCI memutuskan untuk mempertahankan pembatasan saham Indonesia dalam indeksnya pada tinjauan Mei. Menurut Cetro Tradi…

Read More
IHSG Tertekan 0,92% ke 7.524, Saham Unggulan LCKM Melambung Meski Pasar Terus Merespons Pelemahan
  • 21 Apr 2026

IHSG Tertekan 0,92% ke 7.524, Saham Unggulan LCKM Melambung Meski Pasar Terus Merespons Pelemahan

IHSG dibuka melemah 0,45% di level 7.560,28 dan langsung menarik perhatian pelaku pasar. Pergerakan ini menandai pembukaan perdagangan yang penuh volatilitas. Para analis menilai i…

Read More
IHSG Menguji Koreksi Teknis dengan Peluang Buy on Weakness pada Emiten Unggulan
  • 21 Apr 2026

IHSG Menguji Koreksi Teknis dengan Peluang Buy on Weakness pada Emiten Unggulan

IHSG ditutup turun 0,52% ke level 7.594, menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pasar. Analis menilai bahwa dinamika teknikal bisa menunjukkan IHSG berada di ujung suatu gelomb…

Read More
IHSG Meradang di Tengah Ketidakpastian Global: Ditutup Merah di 7.621 dengan Kisaran 7.600-7.700
  • 21 Apr 2026

IHSG Meradang di Tengah Ketidakpastian Global: Ditutup Merah di 7.621 dengan Kisaran 7.600-7.700

IHSG membuktikan dinamika pasar Indonesia tidak pernah tenang saat sentimen global memanas. Indeks berayun di tepi volatilitas sebelum akhirnya tertahan di zona merah, menandakan b…

Read More
IHSG Ditutup Tipis 0,52% di Sesi II: Saham Unggulan Melonjak, Investor Dihadapkan Volatilitas Pasar
  • 21 Apr 2026

IHSG Ditutup Tipis 0,52% di Sesi II: Saham Unggulan Melonjak, Investor Dihadapkan Volatilitas Pasar

Perdagangan sesi II Bursa Efek Indonesia berakhir dengan kejutan tipis: IHSG ditutup turun 0,52% atau 39,89 poin ke level 7.594,11. Fenomena ini menandai fase volatilitas pasar yan…

Read More
banner footer