AUD/JPY tampak menguat tipis setelah empat hari melemah, diperdagangkan sekitar 110.20 pada sesi Eropa. Harga bergerak dalam saluran menurun yang membatasi potensi kenaikan. RSI 14 hari perlahan turun menuju pertengahan 40-an, menandakan momentum upside mulai memudar.
Analisis teknikal pada chart harian menunjukkan bias bearish karena pasangan ini bergerak ke bawah di dalam pola saluran menurun. Kondisi terkini menunjukkan bahwa momentum turun masih dominan meski rintangan di dekat 111.00, dan pergerakan ini menjaga peluang penurunan jangka pendek tetap terbuka. Menurut Cetro Trading Insight, dinamika ini menempatkan fokus pada level support bawah sebagai pijakan berikutnya.
Kondisi teknikal lebih lanjut menunjukkan bahwa support terdekat berada di batas bawah saluran sekitar 109.80, diikuti oleh EMA 50 hari di 109.67. Jika harga turun lebih lanjut, momentum menengah bisa melemah dan menguji dukungan psikologis di 107.73, menambah tekanan pada risiko downside bagi pasangan ini. Penurunan berlanjut berisiko menekan ke area psikologis berikutnya dan mengubah dinamika teknikal.
Secara momentum, AUD/JPY berada dalam fase koreksi dengan potensi pembalikan jika harga mampu menembus ke atas EMA sembilan hari di sekitar 111.00. Meski ada peluang, bias utama tetap bearish hingga konfirmasi breakout bullish muncul. Pergerakan mendatang akan ditentukan bagaimana harga menavigasi batas atas saluran dan area 112.10.
RSI 14 hari telah turun menuju pertengahan 40-an setelah keluar dari wilayah overbought, menunjukkan berkurangnya tekanan beli. Hal ini memberi ruang bagi konsolidasi jangka pendek tanpa kecepatan impuls.
Analisis teknikal yang diterbitkan oleh Cetro Trading Insight menegaskan bahwa skenario sideways antara 109.80 dan 111.00 masih relevan untuk jangka pendek, dengan arah breakout bergantung pada konfirmasi pola candlestick dan volume perdagangan. Investor disarankan memantau penembusan di sekitar 111.00 untuk sinyal lanjut menuju 112.10 atau lebih jika momentum menyebar. Konfirmasi tambahan dari volume perdagangan akan memperkuat sinyal arah.
Dengan bias jangka pendek cenderung bearish, rencana trading dapat memanfaatkan level support utama di 109.80 (dan 109.67) sebagai target turun, sambil memperhatikan EMA 50 hari sebagai perlindungan tambahan. Strategi ini cocok untuk trader yang ingin mengikuti arah tren jangka pendek, asalkan risiko diperhitungkan dengan cermat. Perlu juga memperhatikan volatilitas pasar yang bisa memicu breakdown mendadak.
Potensi pembalikan akan muncul jika harga berhasil menembus atas 112.10 atau lebih lanjut ke 113.96, namun konfirmasi pola dan volume diperlukan sebelum mengambil posisi long. Skenario ini adalah alternatif jika pasar menunjukkan tanda-tanda kuat pembalikan dari tekanan jual. Selain itu, breakout dari level tersebut bisa mengubah keadaan pasar secara signifikan.
Rencana risiko harus mematuhi rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5. Dalam contoh ini, entri di 110.20 dengan target 109.67 dan stop di 110.45 menghasilkan reward sekitar 0.53, risiko sekitar 0.25, sehingga rasio sekitar 2.12, sesuai pedoman manajemen risiko. Trader juga bisa menyesuaikan ukuran posisi untuk menjaga eksposur tetap terkendali.