RBA minutes memperkuat kasus untuk pengetatan lebih lanjut, dengan dewan menunjukkan bahwa risiko inflasi meningkat dan kesiapan untuk bertindak lagi. Di sisi lain, mantan anggota dewan BoJ Adachi menyatakan bahwa kenaikan suku bunga pada bulan April mungkin terjadi asalkan data yang dikumpulkan cukup mendukung. Ketegangan antara kedua kebijakan ini menambah ketidakpastian bagi pasangan AUD/JPY karena arus modal bisa diarahkan sesuai bagaimana angka inflasi dan tenaga kerja di kedua negara berkembang.
Data indikator utama yang akan dirilis berikutnya yaitu CPI Jepang untuk Januari dan data tenaga kerja Australia, keduanya menjadi katalis penting bagi arah pasangan ini. Pasar menunggu sinyal jelas dari kedua negara terkait kapan kebijakan bisa berubah arah. Dampak kebijakan yang berbeda ini berpotensi menggerakkan volatilitas pasangan jika data menunjukkan kejutan di luar ekspektasi.
Arah pergerakan AUD/JPY juga dipengaruhi oleh dinamika harga minyak dan sentimen pertumbuhan global, meskipun fokus utama tetap pada pergeseran kebijakan. Secara teknis, pasar mencermati bagaimana rencana BoJ dan RBA akan berkaitan dengan arus dana dan yield differentials, yang pada akhirnya menentukan tren jangka pendek.
AUD/JPY saat ini berada dalam kondisi konsolidasi dengan pergerakan yang relatif sempit menjelang rilis data utama. Penutupan di sekitar 109.00 menunjukkan pasar menunggu katalis untuk mengarahkan arah berikutnya. Pergerakan sekitar 0.4% pada sesi sebelumnya menunjukkan adanya respons terhadap nada kebijakan yang berbeda antara RBA dan BoJ.
Secara teknis, pasangan ini tetap berada di jalur tren kenaikan sejak akhir November, dengan dukungan dari posisi harga yang berada di atas rata-rata bergerak. Rata-rata bergerak 50 hari berada sekitar 106.50 dan 200 hari sekitar 100.81, menandakan volatilitas yang lebih rendah namun bias arah tetap menguat jika momentum bertahan.
Level kunci untuk pengawasan meliputi resistance di 110.790 sebagai rintangan utama yang menahan upside, dengan potensi terbuka menuju sekitar 112.00 jika ditembus. Sementara itu, support terdekat berada di 108.00, dengan EMA 50 hari berada di 106.49, menandai area perlindungan bagi posisi long jika terjadi koreksi moderat.
Kamis ini tetap menjadi momen penting karena dua rilis data utama berada di layar: data tenaga kerja Australia untuk Januari dan inflasi CPI Jepang untuk Januari. Kedua angka ini bisa membentuk ekspektasi pasar terhadap langkah kebijakan kedua bank sentral di bulan mendatang. Ketidakpastian akan meningkat jika data menunjukkan kejutan signifikan terhadap konsensus pasar.
Jika CPI Jepang menunjukkan upside surprise, pandangan untuk BoJ dalam rencana kenaikan suku bunga pada April bisa diperkuat, meskipun hal tersebut bisa meningkatkan volatilitas pada AUD/JPY. Sebaliknya, data tenaga kerja Australia yang lemah atau lambatnya tekanan inflasi di Jepang bisa memberi dukungan pada AUD atau JPY secara terpisah tergantung pada konteks data tersebut.
Dalam skenario masuk akal tanpa kejutan besar, pergerakan AUD/JPY kemungkinan akan berada di kisaran 108.00–110.79, sambil menunggu konfirmasi arah dari data rilis. Investor disarankan memantau perkembangan teknikal di area 109.00–109.50 untuk peluang koreksi menuju support, atau pelajaran dari tembusan resistance 110.790 untuk peluang lanjut ke area 112.00.