Data Desember menunjukkan Australia menambah 65,2 ribu pekerjaan, melampaui perkiraan. Peningkatan ini terutama didorong oleh lonjakan pekerjaan penuh waktu sebesar 54,8 ribu dan peningkatan paruh waktu sebesar 10,4 ribu.
Pengangguran turun secara tak terduga 0,2 poin persentase menjadi 4,1%, sementara laju partisipasi naik menjadi 66,7% dan jam kerja naik 0,4% secara bulanan. Kombinasi ini menandakan pasar tenaga kerja yang lebih ketat namun tetap terkendali.
Harga AUD/USD berhasil menembus di atas level psikologis 0,6800, mencerminkan sikap pasar yang lebih optimis. Para analis menilai data ini meningkatkan peluang kenaikan suku bunga RBA pada pertemuan berikutnya, dengan ekspektasi kenaikan 25 basis poin yang berpeluang lebih dari dua kali lipat.
Taruhan kenaikan suku bunga RBA sebesar 25 basis poin menuju 3,85% pada pertemuan 3 Februari meningkat menjadi sekitar 60%, sejalan dengan tekanan yang ditimbulkan data tenaga kerja terhadap kebijakan moneter.
Jika data inflasi Desember (IHK) memperlihatkan trimmed mean di atas proyeksi 3,2% y/y, prospek untuk kenaikan suku bunga dapat lebih cepat terkunci, sehingga AUD berpotensi melanjutkan tekanan bullishnya.
Secara teknikal, breakout di atas 0,6800 memberikan sinyal positif bagi arah AUDUSD. Saran entry sekitar 0,6820 dengan target di 0,6960 dan stop di 0,6780 menjaga rasio risiko/imbalan minimal 1:1,5.