AUD/NZD melaju didorong oleh divergensi kebijakan RBNZ dan RBA

AUD/NZD melaju didorong oleh divergensi kebijakan RBNZ dan RBA

Signal AUD/NZDBUY
Open1.171
TP1.190
SL1.165
trading sekarang

Perbedaan arah kebijakan antara bank sentral utama memicu dinamika baru di pasar pasangan AUDNZD. RBA telah menaikkan suku bunga menjadi 3.85% dengan sinyal jalur kenaikan jika diperlukan, sedangkan RBNZ mempertahankan 2.25% dan menunda langkah pengetatan lebih lanjut. Perbedaan ini menjadi pendorong utama pergerakan silang mata uang ini dan menarik fokus investor pada perbedaan kebijakan yang sedang berlangsung.

Menurut laporan dari Cetro Trading Insight, perbandingan kebijakan menciptakan aliran volatilitas yang lebih tinggi pada cross, dengan AUD yang relatif mendapat dukungan berkat sikap hawkish RBA, sementara NZD cenderung melemah akibat kebijakan RBNZ yang lebih dovish. Kondisi ini memperkaya narasi divergensi kebijakan sebagai faktor pendorong utama di pasar FX.

Data penting seperti Australian Q4 Wage Price Index sebesar 0.8% MoM menambah tekanan inflasi pada prospek kebijakan, sementara pidato Gubernur RBNZ menambah konteks terhadap rencana jangka menengah. Dengan demikian, fokus tetap pada bagaimana kebijakan kedua bank sentral membentuk arah AUDNZD menjelang sisa tahun ini dan ke depan hingga 2026.

Secara teknis, pada grafik harian AUD/NZD terlihat rally sekitar 0.8% dengan high harian mencapai 1.1807, tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Candlestick bullish mengindikasikan momentum kenaikan yang kuat meski indikator Stochastic berada di wilayah overbought. Kondisi ini menunjukkan peluang breakout lebih lanjut asalkan harga dapat mempertahankan momentumnya.

Harga bergerak di atas EMA 200-hari sekitar 1.1340, menunjukan tren naik yang dominan. Level support terdekat terlihat di 1.1710 (open hari ini) dan EMA 50 hari di sekitar 1.1607; jika harga menahan di atas 1.1800, target berikutnya berada di sekitar 1.1900, menandai potensi breakout lanjutan.

Rencana perdagangan yang disarankan adalah posisi beli dengan target di 1.1900 dan stop loss di 1.1650, menghasilkan rasio risiko/imbalan minimal 1:1.5. Namun, perhatikan tanda-tanda overbought dan risiko rilis data Australia serta pidato Gubernur RBNZ yang bisa menjadi katalis perubahan arah dalam beberapa sesi mendatang.

broker terbaik indonesia