Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dampak kebijakan moneter terhadap pergerakan AUD. RBA mengumumkan kenaikan Official Cash Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4.10% pada Selasa, sebagai langkah menahan tekanan inflasi yang tetap tinggi. Kebijakan ini menandai kelanjutan sikap yang lebih ketat guna menjaga target inflasi dan menstabilkan dinamika ekonomi dalam jangka pendek.
Di tengah ini, peningkatan harga minyak akibat konflik geopolitik menambah tekanan harga global dan lebih menegaskan perlunya kebijakan yang lebih disiplin. Investor menilai bahwa langkah RBA belum sepenuhnya menyingkirkan risiko inflasi, meskipun komentar gubernur menunjukkan inflasi sudah tinggi sebelum konflik tersebut. Kepercayaan pasar terhadap AUD tetap sensitif terhadap pernyataan bank sentral dan faktor geopolitik.
Pasar menilai peluang kenaikan kebijakan lanjutan pada pertemuan berikutnya berada di sekitar dua arah, dengan peluang sekitar 50% untuk kenaikan di Mei dan jalur suku bunga menuju 4.35% pada Agustus telah terbentuk dalam kontrak pasar. Kondisi ini menambah volatilitas jangka pendek pada pasangan AUDUSD dan memicu pergerakan momentum di sekitar level kunci.
Di pasar global, Indeks Dolar AS (DXY) cenderung melemah mendekati level terendah beberapa hari menjelang keputusan Federal Reserve. Investor umumnya mengantisipasi Fed akan menahan suku bunga pada kisaran 3.50%–3.75%, yang berpotensi mendukung pergerakan AUDUSD ke wilayah atas.
Pergerakan harga AUDUSD didorong oleh ekspektasi bahwa kebijakan Fed tetap akomodatif dalam rentang saat ini, sehingga volatilitas di pasar mata uang meningkat. Dari sisi teknis, sentimen tetap bullish jangka pendek meskipun ada faktor risiko eksternal yang perlu diawasi, seperti perkembangan geopolitik dan data inflasi domestik Australia.
Secara teknis, AUDUSD tampak mempertahankan bias positif karena harga berada di atas EMA 20 hari, meskipun EMA tersebut melandai dan memberi ruang bagi pullback terbatas. RSI berada di zona 40–60, menunjukkan momentum yang seimbang namun tetap mendukung potensi kenaikan jangka pendek.
Harga sekitar 0.7115 mengapit EMA 20 hari yang relatif mendatar, memberikan dukungan bagi kelanjutan tren kenaikan asalkan tidak turun menembus level kritis. Kondisi ini menciptakan peluang bagi pembeli untuk memanfaatkan momentum saat ini tanpa terlalu rentan terhadap koreksi cepat.
Level resistance utama berada di sekitar 0.7150, diikuti level 0.7200 yang lebih signifikan jika pembelian berlanjut. Dukungan terdekat terlihat pada 0.7065, dengan potensi level lebih rendah di sekitar 0.7020 jika tekanan jual meningkat.
Secara keseluruhan, skenario trading menekankan peluang beli dengan target sekitar 0.7200 dan stop di 0.7065, memberi rasio risiko/imbalan lebih dari 1:1.5. Open trade di 0.7115, TP 0.7200, SL 0.7065. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.