Pijakan fundamental pada pasangan AUDJPY dipengaruhi oleh kebijakan moneter Australia yang cenderung hawkish. Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3.85% di awal bulan ini, menegaskan komitmen untuk menghadapi tekanan inflasi. Data tenaga kerja Australia menunjukkan pengangguran stabil di 4.1%, memperkuat peluang adanya langkah kebijakan lebih lanjut jika inflasi tetap kuat.
Di ujung lain, Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga pada 0.75% pada pertemuan Januari. Pasar memperkirakan peluang kenaikan BoJ sekitar 80% pada bulan April, yang berpotensi memperkecil selisih suku bunga antara Jepang dan Australia. Normalisasi kebijakan BoJ secara bertahap tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi dinamika AUDJPY.
Rilis data AS pekan ini—termasuk PCE inti dan pertumbuhan PDB Q4—dihitung bisa menggeser sentimen risiko global. Investor juga menyimak potensi volatilitas pasar menjelang rilis tersebut. Secara umum, konteks makro ini memberikan dasar bagi pergerakan AUDJPY dalam beberapa hari ke depan.
Secara teknikal, AUDJPY berada dalam kisaran konsolidasi sekitar 109.00 hingga 110.00. Harga tetap bertahan di atas EMA 50 hari di sekitar 106.60 dan EMA 200 hari di sekitar 100.45, menunjukkan tren naik jangka panjang masih hidup. Bias teknikal didukung oleh pergerakan harga yang berada di atas level kunci tersebut.
Stochastic Oscillator telah keluar dari zona overbought dan menuju garis tengah, menandakan momentum tidak terlalu kuat saat ini. Kumpulan candle kecil di sekitar 109.00 mencerminkan ketidakpastian pasar sebelum adanya peluang breakout. Resistensi utama berada di sekitar 110.79, dan jika ditembus, peluang menuju 112.00 terbuka.
Secara keseluruhan, skenario teknikal mendukung peluang breakout bila harga menembus 110.79 dengan konfirmasi. Target berikutnya berada di sekitar 112.00, sementara support signifikan berada di sekitar 108.00. Pemantauan EMA dan momentum membantu memperkuat peluang trading yang terukur.
Sinyal trading yang dihasilkan dari analisis ini adalah membeli AUDJPY dengan pembukaan sekitar 109.50. Level stop loss ditetapkan di 108.00, sementara target profit di 112.00. Rasio risiko/imbangan ini memenuhi pedoman minimal sekitar 1:1.5.
Jika harga gagal menembus 110.79, strategi alternatif adalah menunggu konfirmasi breakout atau perubahan tren sebelum memasuki posisi baru. Pedoman manajemen risiko juga mencakup ukuran posisi yang disesuaikan volatilitas, serta penggunaan trailing stop jika pasar bergerak sesuai arah yang diharapkan. Penting juga untuk mempertimbangkan rilis data ekonomi utama sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan.
Selain itu, evaluasi berkala terhadap perubahan fundamental dan teknikal diperlukan untuk menjaga disiplin trading. Trader disarankan untuk menjalankan rencana entry dan exit secara konsisten, serta meninjau posisi jika volatilitas pasar meningkat. Karena risiko pasar forex tinggi, sesuaikan ukuran posisi dengan batas toleransi risiko Anda.