AUDJPY berada di sekitar 110.80 pada sesi Eropa awal hari ini, menampilkan tren bullish dalam jangka pendek. Harga tetap di atas rata-rata pergerakan 100 hari sekitar 104.80, menandai tren kenaikan yang terbentuk seiring waktu. Kondisi ini memberi landasan bagi pergerakan lebih lanjut asalkan momentum tetap terjaga.
Kondisi teknikal menunjukkan tekanan naik meskipun kondisi pasar mendekati wilayah overbought. Penutupan harian cenderung dekat dengan bagian atas Bollinger Band, menandakan adanya tekanan naik berkelanjutan meski terbatas pada jangka pendek. RSI berada di sekitar 63.6, berada di zona bullish tanpa sinyal kelelahan momentum.
Resistance utama pertama terletak di sekitar 111.40, area tertinggi terbaru yang menjadi pembatas sementara. Jika harga mampu menutup harian di atas level itu, peluang untuk menuju 112.00 terbuka. Support terdekat berada di 110.00, diikuti 109.20 yang sejalan dengan mid-band Bollinger dan area breakout sebelumnya.
Katalis utama datang dari komentar hawkish pejabat BoJ yang meningkatkan daya tarik Yen terhadap AUD. Anggota Dewan BoJ Hajime Takata menegaskan ekspektasi bahwa bank tetap pada jalur pengetatan kebijakan dan perlu mengomunikasikan bahwa target stabilitas harga hampir tercapai.
Di sisi lain, inflasi Australia yang lebih panas dari ekspektasi menambah tekanan untuk kenaikan suku bunga dari RBA. CPI Australia naik 3.8% YoY pada Januari, melampaui perkiraan konsensus sekitar 3.7%. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi pengetatan kebijakan lebih lanjut dan bisa mendukung AUD secara relatif.
Kedua faktor ini menciptakan dinamika yang seimbang pada AUDJPY, dengan tekanan dari BoJ yang menguatkan yen dan dorongan inflasi Australia yang menguatkan AUD. Investor memperhatikan level teknis 111.40 dan 110.00 sebagai indikator arah selanjutnya.
Dengan harga sekitar 110.80, skenario masuk posisi buy terlihat menarik jika harga berhasil menembus 111.40 dan melanjutkan ke 112.00. Entry sekitar 110.80 dengan stop di 110.00 memberikan risiko sekitar 0.80 poin dan target sekitar 1.20 poin, menghasilkan rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.5.
Namun jika harga gagal menembus 111.40 atau turun menembus 110.00, potensi pergerakan terhenti dan menguji 109.20 sebagai support utama bisa terjadi. Pemantauan indikator teknikal seperti RSI dan level harga kunci diperlukan untuk menghindari sinyal palsu.
Rencana perdagangan ini menekankan manajemen risiko dengan menyesuaikan ukuran posisi terhadap volatilitas harian. Penyesuaian level entri, stop, dan target seiring momentum berubah adalah bagian penting dari strategi. Tetap fokus pada harga yang bergerak menuju level kunci tanpa terbawa berita sesaat.