Laporan dari Brown Brothers Harriman (BBH) menyoroti kemajuan China dalam membangun infrastruktur yang diperlukan untuk memperluas penggunaan yuan secara internasional. Upaya ini mencakup peningkatan kerjasama lintas batas, pembaruan sistem pembayaran, dan koordinasi kebijakan dengan otoritas terkait. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang memudahkan pelaku pasar global untuk bertransaksi menggunakan yuan.
Meskipun kemajuan terlihat, posisi yuan secara internasional saat ini masih tertinggal dari dolar AS. Analis menilai ada ruang untuk peningkatan bertahap yang bisa mendorong permintaan yuan, terutama melalui peningkatan likuiditas dan keandalan infrastruktur keuangan asing. Para pelaku pasar menyatakan bahwa perubahan ini bersifat struktural dan berpotensi mengubah keseimbangan daya tarik mata uang jangka menengah.
BBH menekankan bahwa kemajuan tersebut lebih dari sekadar pernyataan kebijakan; ia mewakili langkah konkret untuk memperkaya ekosistem keuangan global. Keberlanjutan reformasi, kemajuan pembayaran lintas negara, dan transparansi regulasi menjadi faktor kunci yang akan menentukan kecepatan adopsi yuan. Jika tren ini berlanjut, yuan berpotensi mendapatkan pijakan yang lebih stabil di panggung mata uang internasional.
Dalam konteks pasar, perluasan penggunaan yuan internasional dapat meningkatkan likuiditas yuan di pasar mata uang utama. Investor dan perusahaan akan melihat peluang untuk mengelola risiko mata uang dengan lebih beragam opsi yuan. Namun, volatilitas tetap ada karena faktor ekonomi global dan perubahan kebijakan yang dapat mempengaruhi aliran modal.
Langkah-langkah PBOC dan dukungan HKMA dipandang sebagai sinyal positif terhadap stabilitas lintas batas dan kemudahan transaksi yuan. Kerja sama regulator menjanjikan biaya transaksi yang lebih efisien dan akses yang lebih luas ke fasilitas keuangan berdenominasi yuan. Dalam kerangka global, adopsi yuan yang lebih luas dapat memperkaya variasi instrumen bagi investor Asia dan produsen yang terhubung ke rantai pasok internasional.
Secara umum, tidak ada sinyal teknikal yang tegas untuk trade rekomendasi pada pasangan USDCNH saat ini berdasarkan artikel tersebut. Informasi yang tersedia lebih kepada gambaran makro daripada sinyal harga jangka pendek. Karena itu, rekomendasi trading dalam konteks ini sebaiknya netral dan fokus pada analisis fundamental jangka panjang.