BWPT menegaskan langkah finansial yang ambisius melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp98.065.000.000. Langkah ini dirancang untuk menjaga kelancaran operasional di tengah dinamika industri kelapa sawit. Cetro Trading Insight menilai langkah ini sebagai sinyal kuat bagi stabilitas modal kerja dan kelangsungan produksi perusahaan.
Dana hasil penawaran umum obligasi akan dialokasikan sepenuhnya untuk modal kerja perseroan. Penggunaan dana mencakup pembelian persediaan seperti tandan buah segar serta minyak kelapa sawit, pemeliharaan tanaman menghasilkan seperti pupuk, energi, dan bahan bakar. Selain itu, beberapa biaya overhead operasional juga akan ditanggung untuk mendukung efisiensi produksi.
Penawaran kali ini mendapat pemeringkatan dari Pefindo dengan rating idA- dan idA-(sy). Penjamin pelaksanaan emisi adalah KB Valbury Sekuritas dan BNI Sekuritas, dengan wali amanat Bank BJB. Kebijakan ini diharapkan memperkuat kepercayaan investor terhadap kemampuan BWPT membayar kupon serta pokok sesuai jadwal.
Obligasi ini terdiri dari tiga seri: A, B, dan C, dengan pokok masing-masing Rp7,7 miliar; Rp85,78 miliar; dan Rp4,57 miliar. Masing-masing seri menawarkan tingkat bunga tetap 8,25 persen, 9,75 persen, dan 11 persen per tahun. Jangka waktu Seri A adalah 370 hari kalender, Seri B berlangsung 3 tahun, dan Seri C 5 tahun.
Bunga dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi, dengan pembayaran bunga pertama pada 27 Mei 2026. Penetapan tanggal jatuh tempo berbeda untuk tiap seri setelah masa berlakunya berakhir. Struktur kupon dirancang agar arus kas masuk secara teratur sambil memberikan dukungan terhadap pembiayaan operasional BWPT.
Perseroan telah memperoleh pemeringkatan idA- dan idA-(sy) dari Pefindo. Penjamin pelaksanaan emisi adalah KB Valbury Sekuritas dan BNI Sekuritas, dengan wali amanat Bank BJB. Jadwal penting mencakup tanggal efektif 28 Juni 2024, masa penawaran 23–24 Februari 2026, tanggal penjatahan 25 Februari 2026, tanggal pengembalian uang pemesanan 26 Januari 2026, distribusi obligasi secara elektronik 27 Januari 2026, dan pencatatan di BEI pada 2 Maret 2026.