NZD/USD Stabil di Tengah Menanti CPI AS: Analisis Fundamental dan Teknis Pasar Forex

NZD/USD Stabil di Tengah Menanti CPI AS: Analisis Fundamental dan Teknis Pasar Forex

trading sekarang

NZD/USD terlihat berhenti dari pullback semalam setelah menguji level tinggi dua minggu. Sentimen risk-off masih mendominasi pasar, membuat dolar AS berfungsi sebagai aset pelindung nilai dan menekan kiwi. Para trader menunggu data inflasi AS untuk mendapatkan sinyal baru tentang arah kebijakan Federal Reserve.

Pada sesi Asia, pergerakan pasangan masih menunjukkan bias intraday yang belum konsisten, dengan momentum teredam. Level 0.6025 menjadi fokus sebagai area support yang menahan retracement lebih lanjut. Akibatnya, para pelaku pasar cenderung berhati-hati dan menunda keputusan besar hingga data CPI dirilis.

Market participants juga memantau dinamika kebijakan Fed, dengan pasar menimbang peluang pemotongan suku bunga di masa mendatang. Meskipun ada ekspektasi bahwa Fed bisa menurunkan biaya pinjaman di 2026, ketidakpastian tetap tinggi. Secara keseluruhan, arah NZD/USD masih tergantung pada kejutan data CPI dan reaksi pasar terhadapnya.

Rilis CPI AS menjadi kunci untuk menilai peluang pergerakan di pasar valuta asing. Data inflasi yang lebih tinggi bisa menunda peluang pemangkasan suku bunga Fed, sementara data lebih rendah bisa meningkatkan harapan pelonggaran. Pasar juga mencermati perkembangan nonfarm payrolls (NFP) dan indikator pekerjaan lainnya yang membentuk prospek kebijakan.

Di tengah volatilitas pasar, dolar AS tetap berada pada posisi defensif karena risiko giliran kebijakan dan ketidakpastian independensi Fed. Walau ada kekhawatiran mengenai independensi, pergerakan harga dipicu oleh perubahan sentimen dan data ekonomi yang keluar. Ini menyebabkan volatilitas untuk pasangan kiwi terhadap dolar meningkat pada momen rilis data.

Sementara itu, harapan stimulus fiskal dan kebijakan China memberikan dukungan relatif terhadap mata uang antipoda, termasuk NZD. Data pengangguran di Selandia Baru yang naik pada kuartal keempat 2025 menambah kemungkinan pengetatan kebijakan RBNZ dan dapat membatasi potensi apresiasi kiwi. Investor tetap waspada terhadap kebijakan moneter kedua negara tersebut.

Secara teknis, NZD/USD tampak berkonsolidasi di sekitar level 0.6025 pada beberapa sesi terakhir. Retracement dari puncak dua minggu menunjukkan keseimbangan antara pembeli dan penjual dengan momentum yang relatif lemah. Indikator teknis juga menunjukkan daya dorong yang tidak kuat untuk mendorong arah yang jelas.

Arah pergerakan sangat dipengaruhi data CPI AS yang akan datang. Jika inflasi menunjukkan pelemahan dan ekspektasi pemotongan lebih dekat, kiwi bisa mendapat dukungan. Namun jika CPI menguat, risiko penguatan dolar bisa kembali menekan pasangan ini.

Dengan kerangka risiko-imbangan minimal 1:1.5, saat ini belum ada sinyal trading yang kuat. Rekomendasi yang pantas adalah menunggu konfirmasi dari rilis CPI dan indikator teknis lain sebelum mengambil posisi. Karena informasi di artikel tidak cukup untuk sinyal trading, maka sinyal adalah no dan level target tidak ditetapkan.

broker terbaik indonesia