Franc Swiss saat ini menampilkan dinamika yang membentuk sentimen pasar. Ketidakpastian terhadap kebijakan fiskal dan moneter di AS meningkatkan kekhawatiran mengenai potensi pelemahan dolar, sehingga CHF menjadi alternatif penyimpan nilai. Arus risiko global menunjukan kecenderungan defensif yang memberi dukungan bagi pasangan EURCHF.
Menurut analis, intervensi SNB menjadi fokus utama pasar. Lee Hardman, Analis Mata Uang Senior di MUFG, menekankan bahwa langkah kebijakan Swiss akan diperhatikan dengan saksama oleh pelaku pasar. Komentar terkait SNB bisa memicu gerak volatil pada pasangan EURCHF.
Jika CHF terus menguat terhadap euro, hal ini berpotensi meningkatkan tekanan pada SNB untuk meninjau kebijakan seiring inflasi Swiss yang masih berada di bawah target. Pasar menilai bahwa bank sentral mungkin perlu menyeimbangkan antara menjaga stabilitas harga dan membatasi apresiasi franc. Investor menilai risiko kebijakan secara seksama ketika pair ini bergerak.
Perkembangan ini menambah fokus pada kebijakan moneter Swiss dan bagaimana SNB akan merespons apresiasi CHF terhadap EUR. Keputusan kebijakan AS yang tidak menentu juga memicu kekhawatiran bahwa aliran modal akan bergerak ke aset safe-haven, termasuk franc. Kondisi tersebut meningkatkan volatilitas pasangan EURCHF di pasar valuta asing.
Analisis menunjukkan bahwa penguatan CHF bisa memicu intervensi atau penyesuaian kebijakan oleh SNB jika inflasi Swiss tidak segera mendekati target. SNB perlu menimbang antara menjaga stabilitas harga dan mendukung pemulihan ekonomi domestik. Sebagai konsekuensinya, EURCHF bisa tetap rentan terhadap kejutan kebijakan dan perubahan ekspektasi inflasi.
Secara umum, EURCHF dipandang sebagai indikator kesiapan SNB menghadapi tekanan inflasi dan dinamika kebijakan global. Pelaku pasar dianjurkan memantau pernyataan kebijakan, data inflasi Swiss, dan perkembangan isu fiskal AS. Pilihan strategi di pasar FX pada saat ini cenderung berhati-hati sambil menilai sinyal dari bank sentral.