EURJPY turun sekitar 0.5% pada perdagangan hari ini, berakhir sekitar 184.80 ketika laporan ini dibuat. Kekuatan Yen mendominasi pergerakan pasangan mata uang silang ini, menahan potensi rebound meski suasana politik Jepang tampak mendukung langkah expansif secara fiskal. Pergerakan teknikal tetap berada di bawah tekanan level penting karena zona euro menunjukkan momentum yang melemah.
Di sisi euro, momentum EUR tetap lesu karena komentar kebijakan terbaru Bank Sentral Eropa (ECB) yang menekankan kelanjutan status quo suku bunga. Gagasan bahwa kebijakan moneter akan tetap stabil dalam beberapa bulan ke depan menekan peluang dukungan bagi euro dan membentuk dasar bagi pergerakan turun bagi pasangan ini. Investor pun menjadi lebih berhati-hati terhadap peluang kenaikan di pasar euro.
Di sisi Yen, kemenangan telak calon PM Jepang Sanae Takaichi belum melemahkan Yen. Pasar melihat rencana pembiayaan pemotongan pajak tanpa meningkatkan utang publik sebagai langkah yang menenangkan. Komentar dari pejabat keuangan Jepang juga menambah kepercayaan bahwa otoritas akan menjaga stabilitas nilai tukar melalui tindakan welas asih terhadap volatilitas spekulatif.
Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan keyakinannya bahwa inflasi akan kembali ke target 2% dalam jangka menengah, sejalan dengan pernyataan kebijakan terbaru. Pesan ini mengimplikasikan periode tingkat suku bunga yang relatif stabil di zona euro, membatasi potensi pemberian dukungan bagi pasangan mata uang ini. Pasar menanggapi dengan nada hati-hati terhadap pelemahan euro lebih lanjut.
Sementara itu, perkembangan fiskal Jepang yang relatif stabil didukung oleh kebijakan yang tidak terlalu membebani utang publik. Rencana pembiayaan pemotongan pajak melalui sumber pendanaan alternatif memberikan sinyal bahwa pemerintah berupaya menjaga keseimbangan fiskal. Hal ini meningkatkan daya dukung Yen terhadap pasangan mata uang silang ini.
Langkah otoritas Jepang untuk menyatakan kesiapsiagaan jika ada pergerakan spekulan berlebihan memberi sinyal pengawasan yang lebih ketat. Perkembangan ini meningkatkan kepercayaan pasar bahwa yen bisa tetap kuat meskipun ada data macro yang rapuh di sisi lain. Kewaspadaan ini turut menahan potensi penurunan EURJPY lebih lanjut.
Dengan latar belakang tekanan ke sisi bawah pada EURJPY, peluang posisi jual menjadi potensi menguntungkan di kisaran pembuka sekitar 184.80. Analisis ini mengindikasikan potensi penurunan lanjutan jika eur tetap tertahan di bawah dukungan teknikal utama. Pelaku pasar dapat memanfaatkan pergerakan teknikal untuk entry yang terukur.
Rencana manajemen risiko mencakup penetapan stop loss di sekitar 186.00 untuk membatasi risiko sekitar 1.2 poin dari pembukaan 184.80, dengan target take profit di sekitar 183.00. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.5 memenuhi persyaratan yang aman bagi strategi ini. Pemantauan data makro serta dinamika kebijakan ECB tetap diperlukan untuk menilai kelanjutan tren.
Outlook jangka menengah menunjukkan potensi penurunan berlanjut jika sentimen tidak berubah. Namun volatilitas tetap bisa muncul dari pernyataan kebijakan ECB atau data Jepang yang mengejutkan. Investor disarankan menjaga ukuran posisi yang konsisten dan menyesuaikan rencana jika ada perubahan signifikan pada level teknis utama.