Desember 2025 diperkirakan menunjukkan inflasi konsumen Kanada (CPI) mencapai pertumbuhan 2,2% secara tahunan, menjaga laju yang sama dengan bulan sebelumnya. Secara bulanan, inflasi diprediksi menurun 0,3% setelah terjadi kenaikan 0,1% pada November, menandai kemungkinan bulan dengan tekanan harga yang sedikit menurun. Data ini penting karena mengindikasikan arah umum harga barang dan jasa bagi konsumen serta bagaimana tekanan biaya hidup berkembang menjelang akhir tahun.
Angka-angka ini juga mengalir pada narasi kebijakan moneter BoC, di mana pembuat kebijakan cenderung melihat stabilitas jangka pendek sebagai fokus utama. Dengan jalur inflasi yang relatif terjaga, kemungkinan besar BoC akan mempertahankan posisi kebijakan saat ini untuk menjaga stabilitas harga tanpa perlu pengetatan agresif atau pelonggaran mendadak. Hal ini memberi konteks bagi pasar untuk memprediksi langkah BoC di pertemuan kebijakan berikutnya.
Statistik Kanada akan mempublikasikan angka inflasi Desember pada hari Senin pukul 13:30 GMT, yang siap menjadi pembacaan baru atas harga konsumen. Pembacaan ini kemungkinan akan memberi Komite Kebijakan Moneter BoC alasan lebih lanjut untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan 28 Januari, asalkan pergerakan inflasi mengikuti ekspektasi konsensus.
Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan tahunan IHK umum sebesar 2,2% dan tetap stabil di kuartal keempat tahun ini, setelah lonjakan 2,4% pada September. Sementara itu, inflasi bulanan diperkirakan menurun 0,3% di bulan terakhir tahun 2025, menandai pembacaan negatif pertama sejak Agustus. Gambaran tersebut menyoroti tekanan deflasi yang relatif stabil meski ada dinamika inflasi inti yang tetap tinggi.
Secara umum, pembacaan inflasi inti yang tidak memasukkan makanan dan energi tetap menjadi faktor penentu arah kebijakan BoC, karena tetap berada di atas target 2%. Jika inflasi inti menunjukkan daya tahan yang kuat, BoC bisa menjaga sikap kebijakan yang tidak terlalu longgar meski inflasi bulanan turun, untuk menjaga stabilitas harga dalam jangka menengah. Hal ini memperuncing ekspektasi pasar bahwa perubahan suku bunga baru tidak akan terjadi dalam waktu dekat jika data inti tetap resilien.
Terhadap USD/CAD, pasar akan memperhatikan bagaimana data inflasi Kanada mempengaruhi persepsi terhadap kebijakan perdagangan dan risiko global. Meski data terakhir tidak secara langsung memicu lonjakan volatilitas jangka panjang pada pasangan ini tanpa deviasi kebijakan yang signifikan, volatilitas jangka pendek bisa meningkat jika hasil rilis dibandingkan dengan konsensus memicu reaksi besar pada ekspektasi suku bunga.
Secara teknis, USD/CAD telah diperdagangkan lebih rendah pada hari Senin, tertekan oleh kekhawatiran pasar terhadap kebijakan perdagangan AS yang belum pasti. Namun, tren yang lebih luas pada pasangan ini tetap menunjukkan kecenderungan bullish terhadap dolar AS terhadap CAD dalam kerangka waktu yang lebih panjang, menyiratkan potensi koreksi jika data lain mengubah narasi risiko.
Dolar telah menguat hampir 2% terhadap CAD sejak mencapai titik terendah di akhir Desember, sehingga upaya penurunan dalam beberapa sesi terakhir terbatas. Pasar sedang memantau peluang pergerakan teknis menuju level resistance utama dan mencari level supportive yang lebih kuat untuk puncak yang lebih tinggi.
Secara teknis, level support utama berada di sekitar 1,3650, yang menjadi area penting untuk menjaga tekanan bearish pada USD/CAD jika sentimen berbalik. Di sisi lain, target resistensi semantis bisa berada di sekitar 1,3930, yang merupakan level tertinggi tujuh minggu dan menjadi acuan potensi pergerakan naik jika dolar menguat kembali. Dengan profil risiko-risiko makro yang terjaga, pergerakan pasangan ini bisa menguji beberapa level kunci tergantung kejutan data inflasi dan perubahan narasi kebijakan.