Data inflasi di China untuk Januari akan dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) pada pukul 01:30 GMT. Pasar memperkirakan CPI YoY naik 0,4% bulan tersebut, dibandingkan 0,8% pada Desember. Angka-angka ini menjadi indikator penting untuk memahami tekanan inflasi serta dinamika permintaan domestik.
CPI mengukur perubahan harga yang dirasakan konsumen, sedangkan PPI menggambarkan biaya input yang dihadapi produsen. Perubahan YoY pada CPI mengindikasikan arah tren inflasi yang berdampak pada daya beli rumah tangga, sedangkan PPI mencerminkan biaya produksi bagi perusahaan. Kedua indikator ini sering mempengaruhi keputusan kebijakan moneter dan ekspektasi pasar, termasuk pergerakan nilai tukar.
Investor akan mencermati kejutan pada kedua angka tersebut karena sinyal kuat bisa mengubah pandangan tentang pertumbuhan dan pola pengeluaran di kuartal berjalan. Data Januari juga menjadi cerminan bagaimana konsumen maupun produsen menyesuaikan rencana mereka dengan harga yang berubah. Respons pasar terhadap perbedaan dari ekspektasi bisa memicu volatilitas di pasar FX secara langsung.
Dalam perdagangan hari ini, AUD/USD bergerak cenderung melemah menjelang rilis CPI dan PPI China. Pasar mengambil posisi yang hati-hati karena data pekerjaan AS Januari tertunda akibat penutupan pemerintah, sehingga volatilitas bisa meningkat ketika rilis data mendekat dan hasilnya diumumkan. Para trader menilai bagaimana data itu bisa mengubah arah pergerakan AUD.
Jika data ternyata lebih baik dari ekspektasi, AUD berpotensi menguat dan menembus level resistance awal di sekitar 0,7100. Rantai level berikutnya di 0,7129 bisa menjadi pengukur kekuatan, dengan potensi ke zona sekitar 0,7158 jika momentum data mendukungnya.
Namun jalur pergerakan tidak bisa dipastikan karena respons pasar akan bergantung pada kombinasi CPI dan PPI, serta status rilis data AS yang bisa memicu dinamika berbeda. Dalam konteks ini, sentimen global dan faktor-faktor seperti kebijakan AS serta risiko geopolitik turut mempengaruhi arah AUD/USD secara langsung. Trader disarankan menjaga fleksibilitas strategi dan siap menyesuaikan ekspektasi sesuai kejutan data.
Bagi trader, rilis data CPI dan PPI China memicu volatilitas di pasar FX. Perhatikan waktu rilis pukul 01:30 GMT dan siapkan rencana perdagangan yang jelas. Gunakan analisis mendasar untuk konteks, tetapi pastikan juga menerapkan manajemen risiko yang ketat agar potensi kerugian bisa dibatasi.
Dalam konteks teknikal, level referensi untuk AUDUSD meliputi sekitar 0,7100 sebagai rintangan utama, dengan 0,7129 dan 0,7158 sebagai target potensial bila data mendukung pergerakan naik. Tetap gunakan stop loss yang cukup dan pastikan rasio risiko/imbalan minimal 1:1,5 untuk peluang yang layak. Sesuaikan strategi dengan likuiditas pasar dan berita lain yang sedang beredar.
Media kami, Cetro Trading Insight, akan terus mengikuti perkembangan AUDUSD dan menyediakan analisis pendamping. Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan saran investasi individual; selalu verifikasi data rilis dan sesuaikan strategi dengan profil risiko Anda.