Dividen sebagai Penopang Pasar Saham di Tengah Volatilitas: Analisis Cetro Trading Insight

Dividen sebagai Penopang Pasar Saham di Tengah Volatilitas: Analisis Cetro Trading Insight

trading sekarang

Dividen dipandang sebagai bantalan utama bagi pasar saham ketika volatilitas meningkat dan tekanan jual asing datang. Investor melihat pembayaran dividen sebagai sumber kepastian pendapatan yang membantu menstabilkan nilai portofolio. Dalam konteks ini, saham-saham dengan fundamental kuat lebih diminati karena memberikan imbal hasil tunai yang relatif dapat diandalkan.

Menurut Helmy Kristanto, Chief Economist dan Division Head Debt Research di BRIDS, saat ada tekanan jual, pelaku pasar cenderung memilih saham dengan dasar fundamental yang kuat. Ketika saham dianggap layak, investor asing berpotensi mempertahankan posisi meskipun tekanan pasar sedang berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas fundamental tetap menjadi penentu utama pilihan investasi.

Menjelang tanggal cum dividend, perilaku pelaku pasar cenderung berubah yaitu asing menahan posisi sambil domestik melihat peluang imbal hasil tunai. Diperlukan pemantauan terhadap pergerakan harga jelang dan sesudah pembayaran dividen. Pada akhirnya, investor domestik dapat memanfaatkan dividen untuk meningkatkan hasil portofolio meski harga saham mengalami koreksi tertentu.

Dalam strategi alokasi modal, investor umumnya memprioritaskan aset berfundamental baik saat menghadapi volatilitas. Menurut analisis Cetro Trading Insight, dividen bisa menjadi bantalan likuiditas yang relevan dan memberikan rasa aman karena pembayaran tunai langsung. Para investor juga mengevaluasi komposisi saham yang memiliki rekam jejak pembayaran dividen yang konsisten.

Saat tekanan asing meningkat, arus modal cenderung bergerak menuju saham dengan fundamental kuat, dan seringkali investor kelas institusi melakukan lock position menjelang dividen. Para analis menyatakan bahwa asing sering menahan diri menuju momen pembayaran dividen sebagai bagian dari manajemen risiko. Setelah cum date, pelaku pasar mulai menilai langkah lebih lanjut berdasarkan dinamika pasar.

Bagi investor domestik, peluang imbal hasil tunai dari dividen bisa menjadi daya tarik meski harga saham terkoreksi. Ketika imbal hasil dividen meningkat, beberapa saham bisa menarik lebih banyak pembelian. Namun potensi kenaikan yield juga perlu disandingkan dengan risiko harga yang bisa berfluktuasi.

Prospek Imbal Hasil dan Risiko di Tengah Volatilitas

Dividen dapat meningkatkan total return portofolio dengan menambah aliran kas. Ini menjadi pendorong tambahan bagi investor yang menilai yield sebagai bagian dari strategi pendapatan. Kondisi ini menjadikan saham dengan catatan dividen kuat lebih menarik untuk jangka menengah.

Dibandingkan obligasi pemerintah sekitar 6 persen yield, dividen saham yang kuat bisa mendongkrak yield portofolio hingga mendekati 9 persen pada skenario tertentu. Hal ini menjelaskan mengapa investor domestik dan institusi mempertimbangkan alokasi ke saham berdividen sebagai alternatif pendapatan. Namun yield tinggi datang dengan risiko harga yang bisa berfluktuasi.

Meski potensi imbal hasil menarik, investor perlu waspada terhadap koreksi harga setelah pengumuman dividen atau ex dividend date. Koreksi semacam itu bisa mengurangi sebagian manfaat dari pembayaran dividen. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu menilai risiko secara menyeluruh dan menjaga keseimbangan antara pendapatan tunai serta eksposur harga.

AspekPenjelasan singkat
DividenSumber pendapatan tunai dan stabilitas portofolio
VolatilitasDividen bisa menahan tekanan jual pada saham fundamental
RisikoYield tinggi disertai potensi koreksi harga
broker terbaik indonesia