Dolar AS Menguat di Tengah Data Tenaga Kerja AS, EURUSD Menguji 1.1770

Dolar AS Menguat di Tengah Data Tenaga Kerja AS, EURUSD Menguji 1.1770

Signal EUR/USDSELL
Open1.177
TP1.166
SL1.180
trading sekarang

Pada Jumat, 20 Februari, jumlah warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran baru turun menjadi 206 ribu, lebih rendah dari perkiraan 225 ribu dan juga lebih rendah dari revisi minggu sebelumnya 229 ribu menurut Departemen Tenaga Kerja AS. Data ini menambah tekanan pada pasar tenaga kerja dan memicu spekulasi mengenai arah kebijakan moneter ke depan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Para pelaku pasar kini menanti data utama hari Jumat, termasuk Core PCE Price Index inti, taksiran awal Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV, serta pembacaan PMI Februari di awal bulan. Data tersebut dipandang sebagai petunjuk penting bagi arah kebijakan The Fed dan sentimen risiko global. Hasilnya bisa menggerakkan ekspektasi suku bunga dan dinamika pasar valuta asing.

Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 97.90, mendekati level tertinggi empat minggu berkat data tenaga kerja yang lebih kuat dari ekspektasi. Investor juga menimbang risalah FOMC yang menunjukkan perdebatan di antara pembuat kebijakan terkait jalur kebijakan moneter di masa depan. Perkembangan ini menjadi fokus pasar menjelang data utama pekan ini.

Dolar indeks bergerak di sekitar 97.90, mencerminkan kekuatan dolar yang didorong oleh data tenaga kerja AS yang kuat. Pergerakan ini memberi tekanan pada pasangan mata uang utama dan logam berharga seperti emas. Ketahanan dolar meningkatkan volatilitas di pasar valuta asing menjelang rilis data penting berikutnya.

Risalah FOMC menunjukkan pandangan yang cukup terbagi di antara anggota Komite, menegaskan bahwa jalur kebijakan belum jelas sepenuhnya. Ketidakpastian ini meningkatkan volatilitas dan menjaga fokus pasar pada peluang pergeseran suku bunga di masa depan. Investor tetap memantau arah kebijakan moneter utama untuk menimbang strategi perdagangan mereka.

EURUSD berada di sekitar 1.1770 setelah pasar menimbang kemungkinan Christine Lagarde pensiun lebih awal dari rencana Oktober 2027. GBPUSD sekitar 1.3460, tertekan oleh pelemahan inflasi dan pasar tenaga kerja Inggris yang melunak. USDJPY berada di sekitar 154.90, menunjukkan koreksi setelah kemarin. AUDUSD mendekati 0.7050 dan USD/CAD sekitar 1.3700, menandakan dinamika lintas pasar yang berbeda.

Gambaran Pasangan Utama dan Peluang Perdagangan

Di sisi lain, pergerakan pasangan utama menunjukkan kontras kebijakan global: USDJPY di sekitar 154.90, AUDUSD di sekitar 0.7050, dan USD/CAD di 1.3700. Kondisi ini mencerminkan perbedaan sikap kebijakan dan tekanan neraca perdagangan antar negara.

Jadwal laporan Jumat mencakup UK January Retail Sales, Germany February flash HCOB Composite PMIs, Eurozone PMIs, UK flash February S&P Global PMIs, serta US December Core PCE dan February US PMIs. Data ini dinilai sebagai penentu arah bagi minggu-minggu mendatang, menambah fokus pada bias risk-on/risk-off di pasar. Investor disarankan untuk memperhatikan revisi dan volatilitas yang mungkin terjadi, karena kejutan data bisa menggeser arah tren.

Gold diperdagangkan sekitar 4.982 dolar AS, dengan pergerakan yang terbatas karena gejolak geopolitik yang melandai. Kenaikan dolar membuat permintaan logam mulia cenderung berkurang, meskipun faktor geopolitik tetap relevan. Dalam konteks ini, peluang trading cenderung lebih fokus pada pasangan EURUSD dan dinamika kebijakan bank sentral, daripada emas secara terpisah.

IndikatorNilaiKeterangan
DXY97.90Dekat tertinggi empat minggu
EURUSD1.1770Arah menurun jika USD menguat
GBPUSD1.3460Tekanan dari inflasi dan tenaga kerja Inggris
broker terbaik indonesia