Indeks Dolar AS (DXY) rebound di atas 96,60 pada hari Rabu, menyusul pernyataan Scott Bessent dari Gedung Putih yang menegaskan bahwa kebijakan dolar AS tetap kuat. Ia menambahkan bahwa tidak ada intervensi pasar untuk Yen Jepang, sebuah klaim yang bertujuan menstabilkan ekspektasi pasar dalam jangka pendek. Sentimen ini membantu menjaga fondasi dolar meskipun volatilitas di beberapa pasangan tetap tinggi.
Sehari sebelumnya DXY pernah turun ke dekat 95,50 setelah Trump menyatakan cukup nyaman dengan dolar yang lemah dan menimbang bahwa ia akan mengumumkan kandidat Ketua Fed baru, dengan komentar bahwa suku bunga bisa lebih rendah di bawah kepemimpinan baru. Narasi politik ini menambah variabel pada prospek kebijakan moneter, meski pasar tetap fokus pada keluaran ekonomi.
Di akhir sesi, dolar tampak bertahan di sekitar 96,5 meskipun ada suara yang mencoba menyeimbangkan antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Investor memantau konferensi pers Ketua Fed untuk isyarat lebih lanjut mengenai arah kebijakan, meski Powell menahan diri menjelang rilis data ekonomi utama.
Fed AS mengumumkan keputusan untuk menjaga suku bunga tidak berubah di 3,50%-3,75%, sesuai ekspektasi pasar. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menekankan bahwa ketidakpastian prospek ekonomi tetap tinggi, pengangguran menunjukkan beberapa stabilisasi meskipun penambahan pekerjaan relatif rendah, dan suara kebijakan berjumlah 10-2 dengan dua gubernur yang dissenting yang mendukung pemotongan 25 basis poin.
Ketua Fed Jerome Powell kemudian mengadakan konferensi pers namun fokusnya lebih pada penjelasan kebijakan ke depan daripada jawaban atas pertanyaan politik. Ia menegaskan inflasi tetap agak tinggi dibandingkan target, sementara prospek pertumbuhan Kuartal IV berpotensi melambat sebagai akibat dari pembatasan tersebut.
Pada penutupan hari, DXY memulih dan bertahan di sekitar 96,50. Data regional juga menunjukkan dinamika berbeda: AUD/USD mendekati 0,7000 karena inflasi Australia yang lebih kuat dari perkiraan, meningkatkan peluang kenaikan suku bunga RBA; AUD naik karena data IHK 3,8% YoY dan IHK bulanan 1% pada Desember. Pasangan lain seperti USD/JPY berada di sekitar 153,80, EUR/USD di sekitar 1,1930, GBP/USD di sekitar 1,3770, dan USD/CAD mendekati 1,3600 setelah BoC mempertahankan suku bunga. Emas juga melanjutkan posisi kuat di atas $5.330, didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan lemah dolar.
Secara teknis, dolar terlihat diperdagangkan dalam zona kunci sekitar 96,5 dengan beberapa dinamika campuran di pasar FX utama. Breakout di bawah atau di atas zona tersebut bisa mengarah pada pergerakan lebih lanjut pada pasangan utama seperti EURUSD dan USDJPY, tergantung pada arah data ekonomi selanjutnya dan tonasi kebijakan Fed.
Dengan data inflasi Australia yang lebih kuat dan ekspektasi bahwa RBA bisa menahan laju kebijakan, AUDUSD menunjukkan peluang koreksi ke atas jika momentum inflasi bertahan. Namun, potensi pembalikan dolar bisa membatasi kenaikan Australian dollar dalam beberapa sesi ke depan.
Secara umum, rekomendasi teknis saat ini adalah menahan posisi tanpa ekspektasi arah jelas. Karena informasi tidak memberikan sinyal instrumen spesifik dengan level harga yang terukur, pendekatan manajemen risiko yang hati-hati dan pemantauan rilis data ekonomi menjadi kunci. Kebijakan bias tetap netral hingga adanya penegasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga dan dinamika permintaan global.