Dolar AS Stabil Pasca Rilis Makro AS; USD/CAD di Sekitar 1,3820 Didukung Data Jasa dan Harga Minyak

Kondisi Dolar AS dan Data Makro AS

Rilis makroekonomi di Amerika Serikat menampilkan campuran sinyal yang membentuk kebijakan moneter yang lebih berhati-hati. PMI Jasa ISM untuk Desember berada di 54,4, menunjukkan momentum yang lebih kuat meski beberapa komponen tetap berfluktuasi. Selain itu, Indeks Harga yang Dibayar turun menjadi 64,3, menandakan moderasi tekanan inflasi, dan Indeks Ketenagakerjaan naik menjadi 52, memberikan gambaran perbaikan sedang di pasar tenaga kerja sektor jasa. Pesanan baru juga meningkat, memperkuat pandangan permintaan yang lebih kuat menjelang akhir tahun.

Namun gambaran tenaga kerja menunjukkan sisi yang lebih nuanced. Lowongan pekerjaan turun menjadi 7,14 juta pada November, di bawah ekspektasi, mengonfirmasi pendinginan bertahap di pasar tenaga kerja. Laporan dari ADP juga menunjukkan bahwa gaji sektor swasta meningkat sebesar 41.000 pada Desember, lebih lemah dari prakiraan meski ada pemulihan setelah kontraksi bulan November. Secara total, data ini memaksa the Fed untuk tetap pada mode tunggu dan lihat menjelang pertemuan akhir Januari.

Di pasar valuta asing, Dolar AS berhasil bertahan dengan dukungan jangka pendek dan DXY berada di sekitar 98,60 setelah rebound dari level terendah harian. Pergerakan ini membantu USD/CAD menguat meski ekspektasi mengenai pelonggaran moneter bertahap oleh The Fed tetap menjadi faktor penahan. Secara keseluruhan, para pelaku pasar terus menimbang jalur penurunan suku bunga yang hati-hati sepanjang 2026, sehingga tekanan pada dolar relatif terbatas.

Dolar AS vs CAD: Pergerakan USD/CAD dan Imbas Minyak

Di sisi Kanada, CAD tetap tertekan karena harga minyak mentah turun, menambah beban pada mata uang yang sensitif terhadap komoditas. Kekhawatiran kelebihan pasokan dipicu oleh komentar presiden AS yang memicu spekulasi mengenai pengiriman 30 hingga 50 juta barel minyak Venezuela ke Amerika Serikat, memicu kekhawatan pasar akan surplus pasokan global.

Di bidang teknikal, USD/CAD diperdagangkan sekitar 1,3820, naik sekitar 0,10% pada hari itu, didorong oleh pemulihan moderat dolar AS dan kelemahan CAD beriringan data AS yang bervariasi. Pasar terus menimbang faktor-faktor yang memengaruhi mata uang komoditas, sementara ekspektasi pelonggaran moneter bisa membatasi volatilitas jangka pendek.

Meskipun Indeks Manajer Pembelian Ivey Kanada naik menjadi 51,9 di Desember menandakan ekspansi, dampak dari penurunan harga minyak masih dominan terhadap CAD. Jadi, meskipun aktivitas bisnis Kanada menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tekanan minyak menghalangi penguatan mata uang terkait komoditas.

Prospek Kebijakan Suku Bunga dan Tekanan di Pasar Tenaga Kerja

Lebih luas, komponen risiko di pasar tenaga kerja dan energi menjaga volatilitas dolar dan mata uang terkait komoditas tetap tinggi. Analisis menunjukkan bahwa kebijakan moneter AS menuju jalur pelonggaran bertahap segera diiringi dengan volatilitas yang lebih rendah, sedangkan Bank of Canada menghadapi dinamika harga minyak yang terus berfluktuasi.

Secara teknikal, tanpa sinyal trading yang jelas dari artikel, investor disarankan mewaspadai pergerakan harga minyak dan keputusan kebijakan suku bunga The Fed. Pedagang sebaiknya mempertimbangkan tata kelola risiko yang ketat dan menunggu konfirmasi arahan kebijakan sebelum membuat entri trading konkret.

Rantai data kedepan, termasuk data pekerjaan AS dan arah minyak mentah, akan menjadi pendorong utama pasangan USD/CAD. Pedagang disarankan fokus pada level-level penting harga minyak dan indikator nonfarm payrolls serta pernyataan bank sentral untuk menetapkan rencana manajemen risiko.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image