Dolar melemah dalam fokus Nordea: analisa prospek jangka panjang hingga EURUSD mencapai 1,26 di 2027

Dolar melemah dalam fokus Nordea: analisa prospek jangka panjang hingga EURUSD mencapai 1,26 di 2027

trading sekarang

Pada laporan makro terbaru yang dirilis oleh Nordea, para analis menyoroti momentum penurunan dolar AS yang sedang berlangsung. Faktor geopolitik dan pola historis dinilai sebagai pendorong utama, dengan beberapa dinamika global yang menahan kekuatan mata uang utama tersebut. Analisis ini menekankan bahwa kondisi saat ini bisa bertahan lebih lama daripada yang diperkirakan banyak pelaku pasar.

Laporan ini menekankan bahwa perubahan perilaku investor asing menambah tekanan bagi dolar. Ketertarikan pada aset berisiko dan penilaian ulang eksposur lintas negara menambah volatilitas, meski di sisi lain kebijakan moneter AS sendiri masih berpotensi memperpanjang fase pelemahan. Para pembaca didorong untuk mempertimbangkan risiko geopolitik dalam evaluasi portofolio mereka.

Secara historis, periode ketika dolar berada pada titik terkuat tidak selalu menunjukkan durasi pendek. Dalam beberapa kasus sebelumnya, perbaikan jangka pendek diikuti kemunduran panjang. Narasi ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana siklus saat ini mungkin membentuk landasan untuk periode kelemahan bertahun-tahun kedepan.

Para investor asing menunjukkan kehati-hatian yang meningkat terhadap risiko geopolitik terkait AS. Penilaian ulang eksposur lintas negara menjadi bagian dari strategi alokasi aset yang lebih defensif. Pergerakan ini mencerminkan keinginan untuk mengurangi ketergantungan pada satu mata uang dalam konteks ketidakpastian global.

Bentuk rebalancing portofolio menjadi respons utama bagi banyak yurisdiksi, dengan pilihan instrumen yang lebih tahan terhadap fluktuasi geopolitik. Di tengah dinamika pasar, para pelaku pasar tetap memantau kebijakan moneter AS serta sinyal Bank Sentral lain yang berpotensi mengubah volatilitas dan arus modal. Sinyal satunya adalah kehati-hatian berlanjut pada penempatan dana asing.

Faktor-faktor ini secara agregat menambah ekspektasi bahwa dolar bisa meneruskan tren lemah, meskipun peluang rebound periodik tetap ada. Sebagai konsekuensi, para investor perlu memformulasikan rencana manajemen risiko yang mencakup diversifikasi regional dan kelas aset untuk menjaga keseimbangan risiko-reward.

Prakiraan utama dari analisis ini menunjukkan EURUSD berpotensi menembus level 1,26 pada akhir 2027, mewakili pergeseran signifikan dalam dinamika mata uang utama. Perkiraan tersebut mencerminkan konsensus bahwa euro bisa mendapatkan dukungan dari pergeseran kebijakan serta pemulihan ekonomi di zona euro. Meskipun demikian, jalur menuju target itu tetap bergantung pada bagaimana kondisi geopolitik dan kebijakan moneter global berkembang.

Dalam konteks strategi perdagangan, pandangan ini memunculkan peluang terhadap pasangan EURUSD jangka menengah hingga panjang. Namun pelaku pasar disarankan untuk menjaga kerentanan terhadap volatilitas dan menghindari overexposure terhadap satu aliran fundamental. Evaluasi ulang posisi secara berkala diperlukan untuk menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil yang diharapkan.

Ringkasan risiko dan peluang secara umum menekankan bahwa jika dolar melanjutkan pelemahan, EUR akan berperan sebagai sarana lindung terhadap ketidakpastian global. Namun, para trader perlu menilai sinyal teknikal dan fundamental secara beriringan sebelum mengambil posisi baru, mengingat dinamika kebijakan moneter dan geopolitik yang terus berubah.

broker terbaik indonesia