
Menurut analisis dari ING, dolar menguat setelah Fed menunjukkan sikap hawkish di bawah kepemimpinan Chair Kevin Warsh. Pasar kini memperkirakan sekitar 44 basis poin pengetatan hingga kuartal kedua 2026, mendekati gambaran moderat yang banyak disampaikan dalam dot plot para pejabat. Narasi ini menegaskan bahwa risiko kebijakan cenderung terkontrol meskipun ada pengetatan, dan pasar tidak mengisyaratkan perubahan besar dalam waktu dekat.
ING menilai bahwa laju inflasi AS bisa melandai di akhir tahun ini, memberi ruang bagi bank sentral untuk menghindari siklus pengetatan penuh. Dengan ekspektasi kebijakan yang lebih hati-hati, dolar cenderung berada pada zona tinggi tanpa perlu melanjutkan rally agresif. Penundaan perubahan kebijakan juga didorong oleh dinamika data ekonomi yang masih menggantung.
Penyesuaian harga pada Fed dinilai moderat dan konsisten dengan proyeksi dot plot yang menunjukkan pengetatan bertahap. Dengan kemungkinan sikap suku bunga turun pada 2027–2028, nada komunikasi pasar menunjukkan jalur kebijakan tetap data-bergantung. Dalam konteks ini, volatilitas dolar cenderung terjaga tanpa dinamika breakout yang eksplisit.
DXY sempat mengetes bagian atas kisaran 12 bulan sekitar 100.50–100.60, dipicu oleh pergeseran kebijakan yang lebih tegas dan sentimen risiko yang lebih stabil. Meski tetap berada di level tinggi, tidak ada katalis kuat untuk melonjak lebih jauh dalam waktu dekat. Energi yang lebih murah terkait kesepakatan AS-Iran mendukung suasana pasar yang lebih positif secara umum.
Walaupun dolar tetap berada dalam pola pembelian, pandangan jangka pendek belum menunjukkan potensi breakout signifikan. Pasar terus mempertimbangkan aliran data inflasi dan dinamika kebijakan yang bisa mengubah jalur Fed. Dalam gambaran ini, suasana risiko yang lebih positif memberi peluang bagi mata uang lain untuk menguat terhadap dolar secara bertahap.
Sejalan dengan analisis Cetro Trading Insight, para pelaku pasar menunggu pernyataan publik dari beberapa anggota Fed minggu-minggu mendatang untuk mendapatkan petunjuk kebijakan. Ketidakpastian alih-alih arahan jelas membuat investor fokus pada data inflasi dan pertumbuhan. Secara keseluruhan, risiko-reward bagi posisi terkait dolar tetap menuntut kehati-hatian dan manajemen risiko yang rapi.