Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight. Data CPI Januari menunjukkan kenaikan 0.2% secara bulanan dan 2.4% secara tahunan, keduanya berada di bawah konsensus. Realisasi ini mengurangi tekanan hawkish dan meningkatkan peluang pemotongan suku bunga di bulan Juni. Pada perdagangan Jumat, Dow menguat sekitar dua ratus poin dan diperdagangkan mendekati level 49.6 ribu.
Sementara itu, Dow rebound terjadi setelah penurunan tajam pada perdagangan Kamis yang mencapai 669 poin akibat kekhawatiran terhadap AI dan dampak disrupsi pada sektor perangkat lunak, truk, dan properti. S&P 500 juga bergerak lebih tinggi, sementara Nasdaq menunjukkan pergerakan campuran. Para analis menilai bahwa data CPI yang lebih lemah memberi ruang bagi pelaku pasar untuk berharap pada pelonggaran kebijakan lebih lanjut.
Alat CME FedWatch menunjukkan probabilitas sekitar 83% untuk pemotongan Fed pada bulan Juni, naik tajam dari bawah 50% beberapa hari sebelumnya. Pasar juga memproyeksikan sekitar 63 basis poin pemotongan Fed untuk 2026, dengan fokus pada transisi kepemimpinan di bank sentral yang diperkirakan terjadi Mei mendatang. Sinyal ini menambah campuran faktor fundamental yang mendukung sentimen bullish jangka pendek bagi indeks utama.
Applied Materials (AMAT) melonjak sekitar 12% setelah melaporkan hasil kuartal pertama yang mengalahkan ekspektasi, didorong oleh percepatan permintaan peralatan semikonduktor yang terkait dengan infrastruktur AI. EPS terdistribusi sebesar 2.38 dolar dengan pendapatan 7.01 miliar dolar, keduanya melampaui konsensus. Perusahaan juga memberikan panduan bahwa bisnis peralatan semikonduktor diperkirakan tumbuh lebih dari 20% pada tahun kalender ini.
Rivian Automotive (RIVN) melesat lebih dari 20% setelah melaporkan kerugian yang lebih sempit dari perkiraan serta memberikan panduan pengiriman 2026 sebesar 62 ribu hingga 67 ribu kendaraan, mencerminkan pertumbuhan sekitar 47% hingga 59% dibandingkan 2025. Roku (ROKU) juga menguat sekitar 10% setelah laporan kuartal empat yang positif dan panduan pendapatan 2026 sebesar 5,5 miliar dolar, di atas ekspektasi pasar.
Di sisi lain, Pinterest (PINS) dan DraftKings (DKNG) tergelincir akibat panduan 2026 yang lebih lemah. Pinterest turun lebih dari 20% setelah hasil Q4 yang mengecewakan dan proyeksi pendapatan Q1 di bawah konsensus. DraftKings jatuh sekitar 17% karena proyeksi pendapatan 2026 yang jauh di bawah ekspektasi Wall Street meskipun kemenangan kecil pada laba per saham Q4. Ketidaksesuaian antara permintaan AI dan tekanan iklan pada platform konsumen mencuat sebagai tema utama bagi pelaku pasar.
Secara teknikal, Dow Jones membuka Jumat sekitar 49,366 dan mencapai intraday high di 49,670, mendekati level psikologis 50.000. Indeks tetap berada di atas EMA 50 hari sekitar 48.852 dan EMA 200 hari sekitar 46.472, menunjukkan tren jangka menengah yang tetap positif. Stochastic oscillator berada di kisaran 73.67/76.23, mendekati wilayah overbought dengan resistance utama di sekitar 50.509 dan dukungan di sekitar 49.092.
Breakout di atas 50.000 akan menjadi sinyal bullish yang menandai penguasaan pasar oleh bulls. Berdasarkan pembacaan ini, rencana perdagangan yang diusulkan adalah masuk posisi beli di sekitar 49.665 dengan target di sekitar 50.550 dan stop di dekat 49.370, memberikan rasio risiko-imbalan sekitar 3:1. Strategi ini memanfaatkan potensi pergerakan ke wilayah resistance sebelumnya sambil menjaga risiko tetap terkendali.
Manajemen risiko tetap penting sehingga disarankan meninjau dinamika pasar secara berkala dan menyesuaikan stop loss jika volatilitas meningkat. Fokusnya adalah pada peluang teknikal yang didukung faktor fundamental, dengan disiplin perdagangan untuk meminimalkan kerugian jika pasar tidak memenuhi ekspektasi.