USD/CAD Terbatas di Kisaran Ketat Pasca CPI AS, Minyak Turun Tekan Loonie

USD/CAD Terbatas di Kisaran Ketat Pasca CPI AS, Minyak Turun Tekan Loonie

trading sekarang

USD/CAD sedikit berubah pada Jumat, didorong oleh data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan. Laporan CPI menambah gambaran bahwa tekanan harga berpotensi melandai, sehingga ekspektasi bahwa Federal Reserve bisa melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga nanti tahun ini semakin menguat. Meski dinamika dolar AS masih terlihat kuat terhadap banyak pasangan utama, pergerakannya tetap berada dalam kisaran sempit.

CPI secara keseluruhan naik 0.2% MoM pada Januari, lebih lemah dari ekspektasi 0.3% dan turun dari 0.3% bulan sebelumnya. Secara YoY, CPI turun ke 2.4% dari 2.7%. Sementara CPI inti naik 0.3% MoM—sesuai ekspektasi—dan YoY inti turun menjadi 2.5% dari 2.6%.

Minyak mentah yang lebih lemah membebani CAD, karena harga minyak biasanya memengaruhi pendapatan ekspor Kanada dan permintaan terhadap mata uangnya. WTI diperdagangkan sekitar 62.50 dolar per barel, menekan pendapatan ekspor Kanada. Dalam konteks pasar, pernyataan terkait USMCA dan potensi langkah AS masih membayangi sentimen pada CAD meskipun belum ada konfirmasi resmi.

USD/CAD diperdagangkan dalam kisaran sempit sekitar 1.3625, dengan dolar AS mempertahankan kekuatannya meski inflasi AS lebih lemah dari perkiraan. Hal ini mencerminkan keseimbangan antara ekspektasi pelonggaran kebijakan dan kekuatan kurs hijau. Pelaku pasar menahan posisi sambil menunggu arah kebijakan selanjutnya.

Data CPI menunjukkan CPI YoY 2.4% melawan ekspektasi 2.5%, sementara MoM 0.2% turun dari 0.3%. CPI inti bulanan 0.3% sesuai proyeksi, dan YoY inti turun menjadi 2.5%. Lemahnya angka inflasi menambah spekulasi soal jalur kebijakan Fed di sisa tahun ini.

Kabarnya juga ada pandangan bahwa dinamika politik perdagangan meningkatkan volatilitas CAD. Media melaporkan adanya pertimbangan AS terhadap langkah terhadap USMCA, meskipun konfirmasi resmi belum dirilis. Di sisi lain, fokus tetap pada data inflasi dan dinamika harga minyak yang bisa mengubah arah pasangan ini.

Rencana Perdagangan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Kondisi teknis dan fundamental saat ini menandakan pasar akan tetap sensitif terhadap keputusan kebijakan Fed dan pergerakan harga minyak. Penurunan tekanan inflasi bisa memicu perubahan ekspektasi kebijakan, sementara kuatnya dolar dapat membatasi kenaikan USD/CAD. Momentum jangka pendek cenderung menunggu sinyal jelas dari rilis data berikutnya, menurut Cetro Trading Insight.

Rencana fokus utama meliputi perkembangan kebijakan Fed, pergerakan harga minyak, serta dinamika perdagangan global. Pergerakan minyak yang menurun bisa menambah tekanan pada CAD sementara kebijakan AS akan menentukan arah dolar secara keseluruhan. Trader perlu menimbang risiko geopolitik dan data ekonomi sebagai pendorong utama.

Bagi trader, saran utama adalah menjaga fokus pada kisaran harga dan menerapkan manajemen risiko ketat dengan rasio potensi imbalan minimal 1:1.5. Hindari overtrading saat volatilitas tinggi dan pastikan stop loss diposisikan proporsional terhadap target profit. Dengan pendekatan disiplin, peluang menjaga modal tetap terjaga meskipun pasar sedang bergolak.

broker terbaik indonesia