DRMA Tampilkan Kinerja Positif Q1-2026 dan Targetkan Pertumbuhan 10% di 2026 | Cetro Trading Insight

DRMA Tampilkan Kinerja Positif Q1-2026 dan Targetkan Pertumbuhan 10% di 2026 | Cetro Trading Insight

trading sekarang

Di tengah dinamika ekonomi global dan gejolak geopolitik, Dharma Polimetal Tbk berhasil menorehkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026. Pendapatan perusahaan mencapai 1,5 triliun rupiah, meningkat 6 persen dibanding periode sama tahun lalu. Sinyal pemulihan ini menandakan daya tahan industri manufaktur komponen otomotif dalam menghadapi tekanan pasar.

Sejalan dengan peningkatan omzet, laba bersih tercatat 144,9 miliar rupiah, naik 1,5 persen secara year-on-year. Meskipun kenaikannya relatif tipis, pertumbuhan laba menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah biaya input yang bergejolak dan permintaan yang berfluktuasi.

Pada konteks geopolitik yang masih membayangi pasar, manajemen menegaskan bahwa kinerja ini menggarisbawahi ketahanan bisnis DRMA. Posisi perusahaan dinilai solid, dengan fokus pada segmen utama yang menjadi pendorong utama arus kas dan laba di tengah iklim ekonomi yang penuh tantangan.

Penjualan kendaraan roda dua tetap menjadi kontributor utama pendapatan dengan porsi sekitar 60 persen. Pada kuartal Januari–Maret 2026, penjualan untuk segmen ini mencapai 932,3 miliar rupiah, meski tumbuh tipis 0,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menggambarkan permintaan konsumen yang relatif stabil meski terdapat hambatan siklikal di sektor otomotif nasional.

Sementara itu, segmen kendaraan roda empat menunjukkan dinamika positif yang cukup signifikan. Penjualan di segmen ini melonjak sekitar 24 persen year-on-year menjadi 391,5 miliar rupiah, dengan kontribusi sekitar 25 persen terhadap pendapatan perseroan. Lonjakan ini mencerminkan pergeseran permintaan kapabilitas kendaraan mengalami momentum rebound di segmen tertentu.

Secara keseluruhan, kinerja segmen yang beragam mencerminkan ketahanan model bisnis DRMA. Perusahaan menekankan bahwa performa yang bertahan di tengah ketidakpastian global menjadi kunci untuk menjaga pertumbuhan pendapatan dan menjaga posisi kompetitif dalam industri otomotif lokal.

Prospek 2026 dan Strategi Peningkatan Pendapatan

Untuk tahun 2026, manajemen tetap berupaya mencapai pertumbuhan pendapatan sekitar 10 persen meski kondisi pasar masih menantang. Target tersebut menggambarkan keyakinan terhadap penerimaan pasar dan kemampuan perusahaan mengeksekusi inisiatif peningkatan efisiensi serta kapasitas produksi.

Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso, menekankan pentingnya sikap optimistis di kalangan pelaku bisnis. Dalam konteks perubahan geopolitik dan dinamika global, perusahaan akan terus memetakan peluang yang ada serta menyesuaikan strategi operasional untuk menjaga momentum pertumbuhan.

DRMA menyatakan bahwa sejumlah strategi telah disiapkan untuk mencapai target 2026. Meskipun rincian rinci tidak dipublikasikan, fokus pada peningkatan pendapatan melalui efisiensi biaya, peningkatan kapasitas produksi, dan pemanfaatan peluang pasar otomotif domestik menjadi bagian dari kerangka kerja perusahaan untuk mengatasi tantangan pasar.

banner footer