
Keputusan FOMC dalam pertemuan terbaru meneguhkan suku bunga dana federal berada pada rentang 3,50%–3,75%. Keputusan ini diambil dengan suara bulat 12-0, kontras dengan dinamika 8-4 pada April. Pernyataan kebijakan juga menghapus referensi timing langkah berikutnya dan menggantinya dengan komitmen untuk memulihkan keseimbangan harga. Dengan perubahan ini, fokus kebijakan tampak bergeser menuju kestabilan harga dan prospek inflasi yang lebih terukur.
Summary of Economic Projections SEP yang diperbarui menunjukkan perubahan yang signifikan. Median proyeksi tingkat dana untuk 2026 naik menjadi sekitar 3,8% dari 3,4% pada Maret. Hal ini mengubah sinyal dari kemungkinan pemangkasan menjadi bias kenaikan. Selain itu, proyeksi inflasi PCE untuk 2026 melonjak menjadi 3,6% dari 2,7%, sedangkan PCE inti naik menjadi 3,3%.
Reaksi pasar ditandai dengan pergerakan DXY; indeks dolar melejit melewati level 100 setelah rilis. DXY menunjukkan bias bullish selama bertahan di atas 100, dengan target ke 100,50 dan 101,00 sebagai level upside utama; penurunan di bawah 100,00 akan mengundang pertanyaan terhadap breakout tersebut. Menurut Cetro Trading Insight, fokus pasar beralih ke konferensi pers Warsh sebagai Ketua untuk melihat bagaimana ia akan menegaskan sikap hawkish.
Pasca keputusan, fokus beralih ke pidato konferensi pers pertama Chair Warsh pada 18:30 GMT. Pasar mencoba menilai seberapa kuat komitmen hawkish yang ia tekankan dan bagaimana komentar tersebut bisa memengaruhi jalur kebijakan ke depan. Sentimen hawkish menambah tekanan pada dolar dan memperjelas arah pergerakan dolar terhadap aset global.
Dot plots yang direvisi menunjukkan kenaikan proyeksi 2026 dari 3,4% menjadi 3,8%, menambah bukti bahwa kebijakan akan tetap berada pada jalur kenaikan untuk beberapa waktu. Para analis juga menilai bagaimana Warsh akan menyeimbangkan narasi antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi. Respons pasar terhadap komentar Warsh bisa memperpanjang gain dolar jika ia menegaskan sikap hawkish.
Secara teknikal, jika Warsh menegaskan nada hawkish, DXY cenderung mempertahankan atau memperluas kenaikan. Ketika indeks bergerak di atas 100, dampaknya bisa terlihat pada pergerakan aset berdenominated dolar. Investor akan memperhatikan komentar Warsh untuk konfirmasi arah jangka pendek dan menilai peluang breakout lebih lanjut menuju 101,00–101,50.
DXY menguat setelah rilis data, menembus level 100 dan tetap berada di wilayah tersebut. Hal ini menciptakan bobot bullish yang sedang berlangsung selama indeks tetap di atas level kunci tersebut. Level 100,50 dan 101,00 diidentifikasi sebagai tujuan utama bagi pergerakan lebih lanjut, dengan bias up untuk jangka pendek.
Analisa teknikal menunjukkan bahwa jika harga menembus 101,00 secara berkelanjutan, peluang menuju 101,50 cukup besar. Namun, penurunan di bawah 100,00 bisa meniadakan pembentukan breakout dan memicu koreksi singkat. Trader akan memantau pergerakan di sekitar 100,50 sebagai konfirmasi arah.
Ringkasnya, dinamika kebijakan Fed dan reaksi pasar mendorong DXY ke jalur yang lebih kuat. Level kritis yang perlu diperhatikan adalah 100, 100,50, dan 101,00; Breakout yang bertahan di atas 101,00 bisa membuka peluang tambahan menuju 101,50. Para investor disarankan untuk menjaga ukuran posisi dan memperhatikan komentar pejabat Fed terkait arah kebijakan selanjutnya.