DXY Stabil di Atas 100 dengan Bias Netral, Investor Menanti Data Inflasi

DXY Stabil di Atas 100 dengan Bias Netral, Investor Menanti Data Inflasi

trading sekarang

Dolar AS mengakhiri sesi perdagangan sedikit lebih tinggi dari level 100.00, setelah sempat tergelincir di bawah angka bulat tersebut. Pergerakan intraday menampilkan volatilitas yang cukup signifikan meskipun akhirnya kembali ke sekitar 100.00. Indikator teknikal menunjukkan bahwa EMA 200 periode berfungsi sebagai penahan utama pada kerangka waktu pendek. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Sentimen pasar secara umum menunjukkan aliran risiko yang meningkat di ekuitas, meskipun tidak ada bid safe-haven dolar yang kuat. Hedgers menimbang risiko geopolitik dan dinamika energi yang tetap tinggi, dengan minyak berada di kisaran yang lebih tinggi. Kabar diplomatik soal Iran tidak cukup untuk mengangkat dolar secara nyata, sehingga indeks tetap berfluktuasi di kisaran tersebut.

Secara teknikal, level support utama terlihat di 100.00, dan retest ke bawah sekitar 99.96 akan menjadi sinyal lemah bagi dolar. Di sisi atas, resistance terdekat berada di sekitar 100.03 dan penembusan di atasnya dapat membuka jalur menuju 100.10. Kondisi ini menunjukkan konsolidasi yang bisa berubah menjadi arah jika level 100.03 bertahan dan momentum meningkat.

ISM Services PMI bulan ini berada di 54.0, meleset dari ekspektasi 55. Indeks pekerjaan jatuh dari 51.8 menjadi 45.2, tingkat terendah sejak Desember 2023, menambah beban pada pasar tenaga kerja meskipun NFP akhir pekan lalu masih menunjukkan 178 ribu pekerjaan.

Indeks Harga Dibayar (Prices Paid) melonjak menjadi 70.7 dari 63.0, menandakan tekanan biaya yang lebih besar bagi responden. Pendorong utama di antara faktor biaya meliputi lonjakan biaya bahan bakar serta gangguan pasokan terkait Iran. Kenaikan harga input ini mendukung narasi stagflasi yang membuat kebijakan Federal Reserve menjadi lebih kompleks.

Rilis inflasi pekan ini, termasuk PCE inti dan CPI, diperkirakan memberikan gambaran jelas tentang arah kebijakan. Data ini bisa memperkuat kasus untuk menjaga suku bunga lebih lama jika tekanan inflasi tetap tinggi. Investor menilai bagaimana data tersebut akan mempengaruhi prospek Federal Reserve dan dinamika dolar kedepannya.

Analisa Teknikal dan Level-Level Kunci pada DXY

Pada grafik 5-menit, DXY diperdagangkan sekitar 100.03 dan menunjukkan bias jangka pendek netral dengan sentimen bullish ringan. Momentum terlihat membaik karena Stochastic RSI telah kembali dari wilayah oversold menuju area menengah. Harga yang berada di atas EMA 200 memperkuat argumen bahwa pembeli mulai mendominasi kerangka waktu pendek.

Support terdekat berada di 100.00, dengan pembalikan ke bawah menuju 99.96 akan menjadi sinyal ke arah bearish jangka pendek. Resistance terdekat berada di 100.03 dan jika harga menembusnya, tujuan selanjutnya bisa berada di sekitar 100.10. Konsolidasi di atas 100.03 akan menjadi konfirmasi bahwa pembeli telah mengambil kendali struktur 5-menit.

Rilis data inflasi pekan ini dan pernyataan kebijakan Fed bisa menambah volatilitas bagi DXY. Jika CPI menunjukkan kejutan yang lebih tinggi dari perkiraan, dolar bisa menguat lebih lanjut menuju tekanan ke atas. Namun jika data lebih lemah dari ekspektasi, dinamika dolar bisa kembali berfluktuasi dan menahan arah yang jelas.

broker terbaik indonesia